KALTIMPOST.ID, Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara (PPU) menerima 24 anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Orang Indonesia (OI) PPU, Sabtu (25/1).
Kegiatan sosial ini dilaksanakan oleh Badan Pengurus Kabupaten OI PPU secara rutin.
“Alhamdulillah, dari 24 peserta, 17 kantung darah kami sumbangkan ke UTD RSUD. Ini adalah kegiatan rutin empat bulanan kami,” kata Ketua Badan Pengurus Kabupaten (BPK) OI PPU, Amin Margo Santoso, usai kegiatan, Sabtu (25/1) pagi.
Amin Margo Santoso mengatakan, kegiatan donor darah ini adalah kampanye terbaru ormas yang didirikan Iwan Fals, penyanyi beraliran pop, rock, country, dan folk pop, yang menyerukan kepada seluruh anggotanya untuk menjadi pendonor darah secara rutin.
Baca Juga: X-MOX Kaltim Road to Berau, Wadah Silaturahmi Para Anggota
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah dan memenuhi kebutuhan darah di fasilitas kesehatan.
"Donor darah adalah tindakan kemanusiaan yang sangat mulia. Dengan mendonorkan darah, kita tidak hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga menjaga kesehatan diri sendiri. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh anggota OI untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara berkala," kata Amin Margo Santoso.
Secara nasional, OI didirikan pada Agustus 1999 dan telah berkembang kepengurusannya ke 23 provinsi di Indonesia.
Baca Juga: Bantu Atasi Keruwetan PBT, Komisi III Wacanakan ke Kemendagri
Sementara kepengurusan di PPU, terdapat sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU juga bergabung ke ormas ini.
Direktur RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro, kemarin, menyampaikan terima kasih atas sumbangan darah yang sangat diperlukan oleh pasien yang sedang dirawat, dan memerlukan transfusi darah.
“Terima kasih yang tak terhingga atas kepedulian OI yang telah secara rutin menyumbangkan darahnya melalui UTD RSUD RAPB PPU,” kata Direktur RSUD RAPB PPU, Lukasiwan Eddy Saputro.
Darah yang telah disumbangkan itu disimpan dan selanjutnya diberikan kepada pasien yang membutuhkan.
Baca Juga: 700 PMI Dipulangkan dari Arab Saudi! Modus Calo Terbongkar, Diduga TPPO!
Terkait kebutuhan stok darah ini, dia sebelumnya telah mengungkapkan, saat ini diperlukan stok darah dalam jumlah banyak, dan pihaknya telah menerima sejumlah surat dari organisasi yang memberitahukan akan mendonorkan darahnya.
Sebelum melakukan donor darah pada Sabtu, BPK OI PPU telah mengirim surat pemberitahuan ke manajemen RSUD RAPB PPU.
Upaya untuk mendapatkan stok darah, lanjutnya, juga dilakukan dengan cara jemput bola hingga ke para pekerja di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, PPU.
Koordinator Laboratorium RSUD RAPB PPU, Roni Prianggawan, menambahkan, bahwa usia darah bisa bertahan selama 35 hari saat disimpan pada suhu 2-8 derajat celsius.
Sementara di UTD punya kemampuan menyimpan sampai 500 kantung darah.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian semua pihak, termasuk BPK OI PPU yang telah mendonorkan darahnya untuk keselamatan sesama. (*)
Editor : Dwi Puspitarini