Utama Samarinda Balikpapan IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan Kaltim

Polsek Waru Kawal Khidmatnya Ibadah Wafat Yesus Kristus di Dua Gereja

Ari Arief • Jumat, 18 April 2025 | 17:12 WIB
JAGA GEREJA: Personel Polsek Waru, Polres PPU menjaga gereja saat umat sedang melakukan ibadah sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.(ist)
JAGA GEREJA: Personel Polsek Waru, Polres PPU menjaga gereja saat umat sedang melakukan ibadah sehingga tercipta rasa aman dan nyaman.(ist)

KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Umat Kristiani di wilayah hukum Polsek Waru, Polres Penajam Paser Utara (PPU), melaksanakan ibadah memperingati Wafat Yesus Kristus.

Ibadah berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, berkat pengamanan maksimal yang dilakukan oleh jajaran Polsek Waru, Kamis (17/4) malam.

Dua gereja besar yang melaksanakan ibadah yakni Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Imanuel Waru dan Gereja Bethany Favor of God Bukit Damai.

Pengamanan dilakukan sejak pagi hari oleh petugas kepolisian bersama unsur pengamanan internal gereja.

Di GPdI Jemaat Imanuel Waru, ibadah dipimpin oleh Pdt. Zadrak Palinggi, S.Th dengan mengusung tema “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga.”

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan penyampaian firman Tuhan, serta ditutup dengan doa bersama. Umat tampak khusyuk mengikuti jalannya ibadah dari awal hingga akhir.

Sementara itu, di Gereja Bethany Favor Of God Bukit Damai, ibadah dipimpin oleh Pdt. Kamijan, yang menyampaikan khotbah bertema “Yesus Kristus Anak Domba Paskah” berdasarkan 1 Korintus 5:7b.

Pesan yang disampaikan menekankan pada pengorbanan Yesus sebagai penebus dosa umat manusia. Ibadah berjalan tertib dan lancar dengan dihadiri ratusan jemaat.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara yang dihubungi melalui Kapolsek Waru, Iptu Herwin mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada umat yang menjalankan ibadah.

“Polsek Waru menurunkan personel di dua gereja yang melaksanakan ibadah besar dalam rangka memperingati Wafat Yesus Kristus. Kami juga berkoordinasi dengan panitia dan pengurus gereja untuk memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman dan tertib,” kata Iptu Herwin, Jumat (18/4).

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara humanis, dengan tetap menjaga suasana kekeluargaan dan toleransi antarumat beragama.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dari semua pihak, baik pihak gereja maupun masyarakat, yang bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” imbuhnya.

Kegiatan ibadah di kedua gereja tersebut berakhir sekitar pukul siang hari dan tidak ditemukan gangguan atau potensi kerawanan. Umat pun dapat menjalankan ibadah dengan damai dan penuh makna spiritual.

Polsek Waru mengimbau agar masyarakat terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama, terlebih dalam momentum-momentum keagamaan seperti ini.

Hal ini menjadi pondasi penting bagi terciptanya kedamaian di tengah masyarakat Waru yang multikultural. (*)

Editor : Almasrifah
#penajam paser utara #GPDI #ppu #polsek waru