Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Liburan Usai, Belasan Ton Sampah Dibersihkan dari Garis Pantai Tanjung Jumlai

Ari Arief • Kamis, 24 April 2025 | 12:06 WIB
ERSIHKAN SAMPAH: KPB bersama unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU membersihkan sampah belasan ton dari garis objek wisata Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, PPU.
ERSIHKAN SAMPAH: KPB bersama unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU membersihkan sampah belasan ton dari garis objek wisata Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, PPU.

KALTIMPOST.ID, Libur Idulfitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi di Pantai Tanjung Jumlai, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) ternyata meninggalkan belasan ton sampah.

Banyak pengunjung pada objek wisata pantai itu yang membuang sampah pada sembarang tempat, sehingga mengotori pantai.

Merespons kondisi ini, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) bersama unsur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dan berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih pantai yang berhasil mengangkat 14,3 ton sampah dari garis pantai.

Kegiatan kebersihan yang berlangsung baru-baru ini melibatkan sedikitnya 150 peserta dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Penajam, Kelurahan Saloloang, pelajar SMP dan SD, serta tokoh masyarakat.

PT KPB berperan aktif melalui dukungan logistik dan partisipasi pekerja.

“Pantai Tanjung Jumlai adalah kebanggaan kita bersama. Aksi kebersihan sampah membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. Semoga gerakan ini terus berlanjut,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU, Andi Israwati Latif dalam keterangannya dikutip media ini, Kamis (24/4).

Pantai Tanjung Jumlai, kata dia, merupakan salah satu destinasi wisata andalan masyarakat PPU.

Namun, volume kunjungan yang tinggi saat masa libur berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan jika tidak diimbangi dengan kesadaran pengelolaan sampah yang memadai.

Sampah yang tertinggal tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membahayakan biota laut serta menurunkan daya tarik wisata.

Sementara itu, VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, dalam keterangan tertulis, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah operasinya.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Pantai Tanjung Jumlai tidak hanya penting bagi masyarakat, tetapi juga bagi ekosistem pesisir yang harus dijaga bersama. Kolaborasi hari ini mencerminkan semangat gotong-royong yang menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.

PT KPB secara konsisten mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan, termasuk melalui program-program berbasis keberlanjutan yang mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Aksi bersih pantai ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pentingnya peran serta dunia usaha dalam pembangunan lingkungan dan sosial secara kolaboratif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus menjaga wajah pesisir PPU sebagai aset alam dan sosial yang berharga.

Editor : Hernawati
#pantai tanjung jumlai #bersih bersih pantai #sampah #objek wisata