Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dispusip PPU Upayakan Penguatan Literasi, Pilar Pembangunan SDM Unggul

Ahmad Maki • Kamis, 22 Mei 2025 | 09:51 WIB

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Penjam Paser Utara M Yusuf Basra.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Penjam Paser Utara M Yusuf Basra.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Literasi bukan sekadar kemampuan membaca. Melainkan fondasi utama dalam membangun manusia yang tangguh, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) M Yusuf Basra, Rabu (21/5/2025).

Baca Juga: Jamaah Calon Haji PPU 2025 Berangkat, Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Persiapan Menyeluruh

Menurutnya, membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul tak cukup hanya mengandalkan keterampilan teknis.

Lebih dari itu, dibutuhkan keluasan pengetahuan, karakter kuat, dan kestabilan emosional. Semuanya dimulai dari budaya literasi yang baik.

“SDM unggul itu tercipta dari kombinasi yang kompleks. Literasi adalah fondasi utamanya. Ketika seseorang rajin membaca dan terbiasa menganalisis informasi, ia akan memiliki daya pikir yang tajam dan karakter yang matang,” ungkap Yusuf Basra.

Ia menyoroti rendahnya tingkat literasi di tengah masyarakat yang kerap berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. Fenomena seperti mudahnya seseorang tertipu pinjaman online atau memercayai hoaks, menurutnya, adalah cermin dari lemahnya kemampuan literasi.

“Kita sering bercanda, kalau ada yang gampang tertipu pinjol atau percaya kabar bohong, biasanya itu karena kurang baca. Literasi mereka rendah,” ujarnya sambil tersenyum.

Yusuf juga menekankan bahwa media sosial kini menjadi medan informasi yang luas namun penuh jebakan. Arus informasi yang deras seringkali tidak diimbangi dengan kemampuan memilah dan mencerna.

“Di era digital ini, hoaks bisa menyebar lebih cepat dari kebenaran. Orang yang kuat literasinya akan punya ‘filter alami’ untuk tidak mudah percaya. Itu yang kami maksud sebagai ‘benteng literasi’,” jelasnya.

Baca Juga: ASN Kini Lebih Mudah Berangkat ke Tanah Suci, Sayid Rahman Ditunjuk sebagai Duta Umrah Korpri PPU

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan dan kebutuhan.

“Kalau kita ingin masa depan yang cerah dan SDM yang tangguh, maka literasi harus menjadi gaya hidup,” tutupnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#pinjol #literasi #hoaks