Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jaga Kualitas Udara, DLH Melakukan Uji Emisi Ratusan Kendaraan Dinas Pemkab PPU

Ahmad Maki • Kamis, 19 Juni 2025 | 10:47 WIB

PEMERIKSAAN: Safwana ikut memeriksa langsung gas emisi karbon kendaraan dinas OPD.

 

PEMERIKSAAN: Safwana ikut memeriksa langsung gas emisi karbon kendaraan dinas OPD.
PEMERIKSAAN: Safwana ikut memeriksa langsung gas emisi karbon kendaraan dinas OPD.

 

PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), melaksanakan uji emisi kendaraan dinas milik seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (18/6/2025).

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor DLH PPU tersebut, bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU untuk memperkuat langkah konkret dalam menjaga kualitas udara demi kesehatan masyarakat, bekerja sama dengan PT Global Environment Laboratory (GEL).

Kepala DLH PPU, Safwana menegaskan bahwa uji emisi bukan semata kewajiban teknis, tetapi bentuk tanggung jawab moral pemerintah terhadap lingkungan dan kesehatan publik.

"Asap kendaraan dari knalpot itu sangat berbahaya, baik untuk tubuh manusia maupun ekosistem. Jadi kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk melindungi masyarakat dari risiko polusi udara," ujar Safwana.

Menurutnya, program uji emisi yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini dirancang tidak hanya sebagai kontrol teknis atas kendaraan operasional, tapi juga sebagai edukasi internal agar seluruh aparatur pemerintah lebih peduli terhadap lingkungan.

"Jangan sampai kendaraan dinas yang kita gunakan sehari-hari justru menjadi sumber pencemaran. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang bertanggung jawab," tegasnya.

Sebanyak 100 kendaraan dinas diuji dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 50 kendaraan berbahan bakar Pertamax dan 50 kendaraan berbahan bakar Dexlite. Semua kendaraan yang telah didata, hadir sesuai jadwal, dan sebagian hasil uji sudah bisa diketahui langsung.

"Untuk kendaraan berbahan bakar Pertamax, ada tiga yang dinyatakan tidak lolos uji. Untuk kendaraan dengan BBM Dexlite, data masih kami rekap," jelas Safwana.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang tidak memenuhi ambang batas emisi akan direkomendasikan untuk perawatan menyeluruh, termasuk kemungkinan pembaruan suku cadang atau sistem pembakaran.

Safwana berharap, melalui kegiatan ini, budaya sadar lingkungan bisa terus tumbuh, dimulai dari internal pemerintah daerah.

"Kalau pemerintah sudah memberi contoh, kami harap masyarakat juga ikut tergerak untuk memeriksa emisi kendaraannya. Ini bagian dari gaya hidup sehat dan bertanggung jawab terhadap bumi yang kita tinggali bersama," imbuhnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#DLH #kendaraan dinas #ppu #uji emisi #opd