Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Anggota DPRD PPU Soroti Kelangkaan LPG 3 Kg, Harga Meroket hingga Rp50 Ribu

Ahmad Maki • Minggu, 22 Juni 2025 | 22:30 WIB

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Iskandar Hamala.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Iskandar Hamala.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM– Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Iskandar Hamala, angkat suara terkait keluhan masyarakat terhadap kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang menyebabkan harga melonjak tajam di pasaran.

Kelangkaan LPG 3 kg ini kerap terjadi di sejumlah wilayah PPU pada saat-saat tertentu, misalnya saat menyambut hari besar keagamaan ,membuat warga kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar untuk memasak tersebut.

Andi Hamala mengungkapkan bahwa banyak warga menyampaikan aspirasi terkait persoalan tersebut saat reses atau Serap Aspirasi. Menurutnya, harga gas melon melonjak hingga menyentuh angka Rp40 ribu bahkan Rp50 ribu per tabung, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Mudyat Noor Hadiri FGD Pengembangan Pariwisata dan Ekraf, Ini Pesannya

"Kami terima kasih kepada warga yang memberikan masukan saat reses kemarin, termasuk keluhan soal kelangkaan LPG. Masalah ini sudah kami sampaikan ke instansi terkait dan katanya memang sudah dilakukan operasi pasar. Alhamdulillah," ujar Andi Iskandar, Jumat (20/6/2025).

Namun demikian, ia menegaskan bahwa langkah tersebut belum cukup jika tidak diiringi dengan pengawasan yang ketat dari pihak dinas terkait. Ia meminta agar pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi di lapangan dan cepat tanggap atas kebutuhan masyarakat.

"Kita harapkan dinas harus lebih peka dan melakukan pengawasan yang ketat. Jangan sampai permintaan masyarakat diabaikan. Kasihan warga harus membeli LPG dengan harga dua kali lipat dari seharusnya," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#DPRD Penajam Paser Utara #elpiji langka #penajam #elpiji subsidi 3 kg