KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Suara mesin kendaraan kepolisian terdengar menyusuri lorong-lorong pemukiman dan pusat keramaian di Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU).
Kepolisian Sektor (Polsek) Babulu, di bawah naungan Polres PPU, kembali menggelar patroli rutin pada Senin (21/7), sebuah ikhtiar berkelanjutan untuk menjaga denyut keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap stabil dan kondusif.
Kegiatan patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kehadiran polisi di garis depan.
Personel Polsek Babulu menyisir titik-titik yang disinyalir rawan gangguan kamtibmas, mulai dari sudut-sudut pemukiman warga, deretan pertokoan, hingga lokasi-lokasi strategis tempat warga sering berkumpul.
Sepanjang patroli, suasana berjalan lancar, dan kehadiran petugas disambut positif oleh warga yang masih beraktivitas maupun yang sekadar beristirahat.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Babulu, Iptu Syaifudin, menegaskan komitmen mereka.
“Patroli rutin ini adalah garda terdepan kami dalam upaya preventif. Kami hadir untuk mencegah tindak kriminal dan memberikan jaminan rasa aman kepada setiap warga Babulu,” kata Iptu Syaifudin, Senin (21/7).
Ia menambahkan, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menjadi tameng yang efektif, menangkal potensi gangguan keamanan sejak dini.
Ini adalah bukti bahwa Polri tidak hanya menunggu laporan, namun aktif menjemput situasi, membangun jembatan keamanan langsung di tengah masyarakat.
Selain memantau situasi secara cermat, personel yang berpatroli juga tak lupa menyisipkan pesan-pesan kamtibmas.
Mereka mengimbau warga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mata dan telinga yang peka terhadap segala aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Jangan ragu melaporkan kepada kami jika ada hal yang ganjil. Komunikasi yang baik adalah kunci keamanan bersama,” tegas Iptu Syaifudin.
Melalui kegiatan patroli yang konsisten ini, Polsek Babulu berharap dapat terus merajut benang komunikasi erat dengan masyarakat.
Sinergi antara kepolisian dan warga adalah fondasi utama untuk mewujudkan Babulu yang aman, nyaman, dan damai, di mana setiap individu merasa terlindungi dan bebas dari rasa cemas. (*)
Editor : Almasrifah