KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar apel kegiatan Bawah Kendali Operasi (BKO) ke polsek jajaran dalam rangka penebalan kekuatan pengamanan. Apel berlangsung di halaman Mako Polres PPU, Senin (1/9).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara didampingi Kabag Ops Polres PPU, AKP Kasiyono bersama jajaran pejabat utama Polres PPU, di antaranya Iptu Hartono (Kasubbag Dalops), Ipda Suharyoso (Gakkum Polairud), Ipda Ketut Irmawan (Kanit Idik I Satresnarkoba), serta Ipda Yudho Reksonogoro (Ka SPKT).
Apel diikuti oleh 30 personel yang berasal dari tiga polsek jajaran, masing-masing 10 personel dari Polsek Penajam, Polsek Babulu, dan Polsek Sepaku, dengan kehadiran lengkap.
Dalam arahannya, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menekankan beberapa hal penting, antara lain agar personel yang melaksanakan BKO bekerja di bawah kendali Kapolsek setempat, melakukan pengamanan secara humanis, serta menggunakan kekuatan sesuai dengan ketentuan Perkap No. 1 Tahun 2009.
Usai apel, pasukan langsung melaksanakan pergeseran menuju lokasi tugas masing-masing. Kegiatan dilaporkan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia tahun 2025, Polwan Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Rise and Speak” di SMP 21 Penajam, Senin (1/9).
Kegiatan ini diikuti antusias oleh para pelajar, dengan kehadiran personel Polwan Polres PPU yang secara langsung memberikan edukasi dan motivasi kepada pelajar.
Materi yang dibawakan meliputi perlindungan anak, pencegahan kekerasan, serta penguatan karakter agar generasi muda berani berbicara dan menyuarakan hal-hal positif di lingkungannya.
Program “Rise and Speak” menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Polwan dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda, sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Kehadiran Polwan Polres PPU di tengah-tengah pelajar SMPN 21 Penajam juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan anak dan penolakan terhadap perundungan (bullying).
Pakor Polwan Polres PPU, Ipda Nur Sidah menyampaikan bahwa melalui momentum ini, polwan berkomitmen terus hadir di masyarakat tidak hanya dalam menjalankan fungsi kepolisian, tetapi juga dalam bidang edukasi dan pemberdayaan.
Dengan pendekatan humanis, polwan berharap mampu menjadi teladan bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pribadi yang berani, peduli, dan berintegritas. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo