Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab PPU Perjuangkan Pelebaran Jalan Padat Kendaraan Lintas Kabupaten dan Provinsi

Ahmad Maki • Minggu, 14 September 2025 | 15:31 WIB

 

Bupati PPU, Mudyat Noor.
Bupati PPU, Mudyat Noor.

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memperjuangkan pelebaran jalan di sejumlah kawasan yang kerap dilalui kendaraan lintas kabupaten dan provinsi.

Upaya itu disampaikan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, saat berkunjung dan berdiskusi dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, belum lama ini.

“Jalan itu kemarin kita minta pelebaran. Alasan mereka, secara nasional jalan PPU itu 94 persen baik. Saya bilang betul baik, tapi karena yang dihitung itu hanya dari Penajam ke Babulu,” ujar Mudyat Noor didampingi Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Nicko Herlambang, Kamis (11/9/2025).

Menurut Mudyat, akses jalan Penajam–Babulu memang sudah beraspal mulus. Namun yang perlu diperhatikan, bahu jalan di kawasan padat permukiman.

Berbeda halnya dengan ruas lintas kabupaten dan provinsi, seperti Longkali hingga perbatasan Kalimantan Selatan, atau jalur perbatasan PPU–Kutai Barat, yang minim permukiman.

Ia menekankan, kondisi jalan nasional di PPU masih sempit sehingga kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Bahkan terdapat kawasan yang dikenal dengan sebutan Gunung Hantu, karena ukuran jalannya tidak sesuai dengan kebutuhan kendaraan besar yang melintas.

“Selain itu, ada beberapa akses jalan yang memang harus disesuaikan, seperti jalur menuju Pelabuhan Buluminung. Truk-truk sawit, CPO, hingga logistik barang dari jalur penyeberangan ferry juga lewat situ. Kepadatannya berbeda. Di sini satu menit bisa sepuluh kendaraan, sementara di daerah lain satu jam belum tentu ada kendaraan yang lewat,” jelasnya.

Mudyat menegaskan, ukuran kualitas jalan tidak hanya dilihat dari baik atau tidaknya aspal, tetapi dari kapasitas daya tampung kendaraan. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberi perhatian lebih pada kebutuhan pelebaran jalan di PPU.

“Alhamdulillah, insyaallah kemarin saat kami bertemu Menteri PU, Bapak Dody Hanggodo, ada perhatian. Bahkan untuk tahun ini, PPU mendapat alokasi anggaran sekitar Rp100 miliar. Itu untuk Sotek–Mariangau, Bere-bere–Tanjung, Gunung Makmur, dan Gunung Intan. Masing-masing sekitar Rp30 miliar,” ungkapnya.

Selain itu, Mudyat juga menyebut, Kementerian PU telah menyiapkan dana tambahan sekitar Rp27 miliar untuk percepatan pelebaran jalan di wilayah PPU. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#penajam paser utara #pemkab ppu #pelebaran jalan #Mudyat Noor #Lintas Kabupaten