Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gubernur Kaltim Tinjau Program Bedah Rumah di PPU, Pastikan Pemerataan Hunian Layak

Ahmad Maki • Kamis, 18 September 2025 | 09:58 WIB
UNTUK MASYARAKAT: Gubernur Kaltim Rudy Mas
UNTUK MASYARAKAT: Gubernur Kaltim Rudy Mas



KALTIMPOST.ID, PENAJAM–Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji meninjau langsung pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kawasan Gersik, Kecamatan Penajam, Rabu (17/9).

Kegiatan itu juga dihadiri Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, serta jajaran dinas terkait.

Rudy menegaskan, program RTLH merupakan bagian dari kewajiban pemerintah provinsi dalam melaksanakan standar pelayanan minimum (SPM) bidang perumahan.

Menurutnya, hunian layak merupakan hak dasar warga yang harus dipenuhi negara.

“Alhamdulillah program itu sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menargetkan penyediaan 3 juta rumah di seluruh Indonesia. Rumah yang utama adalah rumah layak huni, makanya kita melaksanakan bedah rumah di daerah-daerah tertentu sesuai spesifikasi dari Dinas PUPR,” jelasnya.

Program RTLH di Kaltim juga mendapat dukungan dari DPR RI. Tahun ini, kurang lebih 1.500 unit rumah mendapat alokasi bantuan yang disinergikan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Termasuk di Kabupaten PPU, terdapat sekitar 150 unit yang mendapat bantuan serupa.

“Jadi kami sharing agar pembangunan rumah layak ini bisa merata, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” tambah Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menyebutkan, setiap rumah RTLH tahun ini mendapat bantuan Rp 25 juta, sementara tahun depan ditingkatkan menjadi Rp 35 juta dari Pemprov Kaltim. Dari DPR RI, dukungan masih pada kisaran Rp 25 juta per unit.

Ia juga mendorong perusahaan tambang maupun perkebunan menyalurkan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) dalam bentuk rumah berbahan beton, bukan kayu, karena material kayu semakin mahal dan sulit diperoleh.

Salah satu penerima manfaat, Sahabuddin, buruh tani yang sudah 30 tahun menetap di RT 04 Gersik, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Alhamdulillah, rumah saya akhirnya diperbaiki. Ada perbaikan dinding kayu dan atap seng, sesuai dengan bantuan senilai Rp 25 juta,” ujarnya.

Sahabuddin bahkan mengaku ikut bergotong royong membongkar atap lama rumahnya sebelum diganti dengan yang baru.

Selain Sahabuddin, warga lain bernama Alimudin juga tercatat sebagai penerima bantuan program RTLH di kawasan tersebut. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pemprov kaltim #rtlh #Penajam Paser Utara (PPU) #rumah