Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Pangan PPU Bergerak Dinamis, Cabai Keriting Anjlok, Bawang Merah Justru Meroket

Ari Arief • Selasa, 30 September 2025 | 13:47 WIB

Ilustrasi cabai keriting di PPU
Ilustrasi cabai keriting di PPU

 KALTIMPOST.ID-Situasi harga komoditas pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan pergerakan yang dinamis pada akhir September 2025.

Data dari Panel Harga Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) PPU per tanggal 29 September 2025 memperlihatkan adanya penurunan signifikan pada beberapa bahan pokok, seperti cabai merah keriting dan beras medium, namun di sisi lain, harga bawang merah dan ikan bandeng mengalami kenaikan yang cukup menonjol.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, Selasa (30/9), menyatakan bahwa fluktuasi harga ini merupakan siklus wajar, namun pihaknya tetap fokus mengamankan stabilitas harga menjelang pergantian bulan.

Baca Juga: APBD 2026 Minim, Ini yang Ingin Difokuskan Bupati PPU Tahun Depan

Berdasarkan pantauan Disketapang PPU, masyarakat dapat sedikit bernafas lega karena harga dua komoditas utama menunjukkan tren penurunan yang positif.

Beras medium turun sebesar 3,84 persen atau sebesar Rp 570, sehingga harga rata-rata komoditas ini kini berada di level Rp 14.263 per kilogram.

Penurunan yang lebih tajam terlihat pada komoditas cabai merah keriting, yang harganya anjlok hingga 5,71 persen atau turun sebesar Rp 3.333, menjadikan harga rata-ratanya kini di Rp 55.000 per kilogram.

“Penurunan harga beras medium dan cabai keriting ini memberikan angin segar bagi masyarakat, dan ini menunjukkan bahwa stok untuk kedua komoditas tersebut di PPU terpantau aman dan mencukupi,” kata Mulyono.

Baca Juga: APBD Perubahan 2025 ditetapkan Rp2,41 triliun, Begini Penegasan Bupati untuk Program Daerah

Selain itu, beberapa komoditas lain yang juga mengalami penurunan harga adalah bawang putih bonggol (-2,92 persen) dan ikan tongkol (-4,76 persen), serta telur ayam ras (-0,56 persen).

Meskipun harga beras dan cabai keriting turun, terjadi lonjakan harga pada komoditas bawang merah yang meningkat sebesar 3,85 persen dengan kenaikan nilai rata-rata sebesar Rp 1.667.

Harga rata-rata bawang merah kini mencapai Rp 45.000 per kilogram. Kenaikan yang hampir setara juga terjadi pada ikan bandeng, yang harganya melonjak 3,98 persen atau Rp 1.167, kini dijual rata-rata Rp 30.500 per kilogram. Mulyono menduga kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor luar daerah.

“Kenaikan harga bawang merah dan ikan bandeng sedang kami pantau ketat. Ada indikasi gangguan pada jalur distribusi dari luar daerah PPU, baik itu karena kendala cuaca maupun logistik. Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan kembali lancar dan harga dapat ditekan,” tegas Mulyono.

Sementara itu, beberapa komoditas strategis lainnya seperti cabai rawit merah (Rp 45.000 per kilogram), daging sapi murni (Rp 150.000 per kilogram,), daging ayam ras (Rp 40.000 per kilogram), dan Beras SPHP (Rp 13.000 per kilogram) terpantau stabil dan tidak mengalami pergerakan harga.

Untuk menjaga daya beli masyarakat, Mulyono memastikan Disketapang PPU akan terus memonitor pergerakan harga harian.

“Kami tidak hanya memantau, namun juga siap melakukan intervensi pasar, seperti operasi pasar, jika pergerakan harga pada komoditas utama menunjukkan kenaikan yang tidak wajar dan mengkhawatirkan,” katanya, mengakhiri keterangan.(*)

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#IKN #harga cabai #penajam