KALTIMPOST.ID-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor berharap Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
Hal itu disampaikannya saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI PPU periode 2025–2030 di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas, Nipah-nipah, Senin (6/10).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Kaltim Akhmed Reza Fachlevi dan dihadiri unsur FKPD, anggota DPRD, Kantor Kementerian Agama, MUI, PC Nahdlatul Ulama, PD Muhammadiyah, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Mudyat mengucapkan selamat kepada pengurus BKPRMI yang baru dilantik.
Ia mengatakan BKPRMI memiliki peran penting dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama di tengah masyarakat.
“BKPRMI adalah mitra pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Melalui pembinaan di masjid dan lembaga pendidikan keagamaan, organisasi ini berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda kita,” ujarnya.
Mudyat menambahkan, Pemkab PPU sejalan dengan visi BKPRMI dalam mendorong pendidikan karakter keagamaan.
Ia menyebut pemerintah telah menjalankan program pembiasaan nilai-nilai keagamaan di sekolah sebelum kegiatan belajar formal dimulai.
“Pendidikan tidak cukup hanya menekankan pada pengetahuan, tapi juga harus menanamkan adab, moral, dan akhlak. Itu yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia berharap BKPRMI bisa memperkuat nilai keagamaan melalui kegiatan TKA-TPA, dakwah, serta syiar Islam di seluruh masjid yang ada di PPU.
“Harapan kami, seluruh program BKPRMI bisa menjadi penguat pendidikan karakter dan moral masyarakat, terutama generasi muda,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPW BKPRMI Kaltim Akhmed Reza Fachlevi menyampaikan bahwa BKPRMI memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter dan religius.
“BKPRMI harus terus bersinergi dengan pemerintah dalam bidang sosial, pendidikan, dan keagamaan. Kami ingin memastikan nilai-nilai Islam dapat menjadi landasan bagi generasi muda dalam berkarya dan berkontribusi untuk daerah,” katanya.
Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap tenaga pendidik TK/TPA yang menjadi garda depan dalam mencetak generasi Qurani di tingkat masyarakat.
Dengan dilantiknya pengurus baru, Reza berharap BKPRMI PPU semakin aktif menggerakkan pemuda masjid untuk berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan perluasan syiar Islam.
“Semoga pengurus yang baru ini dapat mewujudkan generasi muda yang berakhlak, berdaya saing, dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (ami/rd)
Editor : Romdani.