Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bupati PPU Dorong Pembentukan Tim Terpadu Percepatan Penanganan Kesehatan Ibu dan Anak

Ahmad Maki • Minggu, 23 November 2025 | 15:35 WIB
PERINGATI: Mudyat Noor (tengah) didampingi Tohar (keempat kiri) saat menghadiri peringatan HKN.
PERINGATI: Mudyat Noor (tengah) didampingi Tohar (keempat kiri) saat menghadiri peringatan HKN.

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM—Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mempercepat penanganan kesehatan anak, balita, dan ibu hamil, melalui pembentukan tim terpadu lintas perangkat daerah. Penegasan itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) PPU, Jumat (21/11) lalu.

Bupati menekankan peningkatan layanan kesehatan tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. “Upaya peningkatan kesehatan masyarakat harus melibatkan DP3A2KB, Dinas Ketahanan Pangan, dan DPMD, terutama terkait optimalisasi Posyandu dan pemanfaatan dana desa,” ujarnya.

Ia juga membeberkan perkembangan Program MBG yang kini berjalan di dua kecamatan, yakni Sepaku dan Penajam. “Program yang menjadi Asta Cita itu telah berjalan dengan total 7.257 porsi yang telah didistribusikan di Kecamatan Sepaku dan Penajam mencakup siswa TK/PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK. Tentunya kami berharap progresnya terus bertambah hingga mencapai target yang ditentukan,” jelasnya.

Terkait pendirian Koperasi Desa Merah Putih, Mudyat meminta perhatian serius dari perangkat daerah. “Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu daya dukung dalam menciptakan kemandirian usaha bila dikelola dengan baik dan mampu mengoptimalkan peluang potensi desa,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda PPU Tohar melaporkan langkah kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem sebagaimana instruksi Kemendagri. “Diperlukan kesiapsiagaan serta pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan,” katanya.

Simulasi penanganan bencana telah dilakukan BPBD bersama TNI dan Polri. "Simulasi kesiapsiagaan sudah dilaksanakan, termasuk pengecekan kelengkapan penanganan bencana agar respons di lapangan lebih cepat dan mampu meminimalisir risiko,” ujarnya.

Tohar menutup laporan dengan penegasan komitmen pemerintah daerah. “Melalui rakor bersama Forkopimda ini, Pemkab PPU memperkuat koordinasi lintas sektor agar seluruh program dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pemkab ppu #dinas kesehatan #HKN