KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Perbankan kembali menunjukkan perannya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal ini menjadi perhatian Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, saat meresmikan Gedung Baru Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) PPU, di Kelurahan Petung, Senin (08/12/2025).
Peresmian tersebut menjadi langkah strategis Bank Mandiri dalam memperkuat layanan perbankan dan meningkatkan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi lokal.
Acara dihadiri pimpinan Bank Mandiri Area Balikpapan, unsur perbankan regional, Wakil Ketua I DPRD PPU, pimpinan OPD, camat, kepala desa, nasabah korporasi, pelaku usaha, serta berbagai undangan.
Area Head Mandiri Balikpapan, Berlian Nugraha, menegaskan bahwa relokasi KCP Penajam merupakan bagian dari strategi besar Mandiri dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan ekonomi daerah.
“Relokasi ini bukan sekadar pemindahan fisik, tetapi upaya untuk menghadirkan layanan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi PPU,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa KCP Penajam yang telah beroperasi sejak 2009 kini memasuki tahun ke-17 pelayanan. Dengan pertumbuhan nasabah yang signifikan, penggunaan layanan digital yang mencapai hampir 90 persen, serta meningkatnya aktivitas usaha di wilayah tersebut, pengembangan fasilitas dianggap penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
“Potensi ekonomi Penajam Paser Utara terus meningkat, dan Mandiri wajib menyesuaikan diri agar dapat memberikan layanan yang lebih nyaman, modern, dan relevan bagi masyarakat,” tambah Berlian.
Saat ini Mandiri menghimpun dana pihak ketiga lebih dari Rp200 miliar, menyalurkan kredit sekitar Rp26 miliar, serta melayani 17.200 nasabah, termasuk segmen UMKM dan korporasi.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi layanan, seperti aplikasi Livin’, kini menjadi tulang punggung transaksi masyarakat seiring bergesernya perilaku perbankan dari layanan fisik ke kanal digital.
Sementara itu, Abdul Waris Muin, menyampaikan apresiasi atas peran penting Bank Mandiri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Peresmian gedung baru ini adalah langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan fasilitas yang lebih baik dan lokasi yang lebih strategis, Mandiri semakin dekat dengan masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan semakin tinggi seiring percepatan pembangunan di PPU. Karena itu, pemerintah daerah berharap Bank Mandiri terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong iklim investasi dan perdagangan.
“Kami berharap Mandiri dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal,” ujarnya.
Peresmian ditandai dengan gunting pita dan peninjauan fasilitas gedung baru yang kini memiliki kapasitas lebih besar, ruang layanan lebih modern, serta area ATM yang ditata ulang untuk meningkatkan kenyamanan nasabah.
Pemerintah daerah menilai langkah Bank Mandiri ini sejalan dengan arah pembangunan PPU sebagai gerbang ekonomi baru di kawasan IKN.
"Dengan beroperasinya kantor baru tersebut, Bank Mandiri diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan, memperkuat sektor usaha lokal, serta memberikan pelayanan lebih efisien bagi masyarakat PPU," imbuhnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo