Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Manjakan Masyarakat, Pemkab PPU Integrasikan Peringatan Hardesnas dengan Car Free Day

Ari Arief • Selasa, 13 Januari 2026 | 16:30 WIB

HARDESNAS: Salah satu kemeriahan peringatan Hardesnas PPU yang diselenggarakan lebih awal dari jadwal.
HARDESNAS: Salah satu kemeriahan peringatan Hardesnas PPU yang diselenggarakan lebih awal dari jadwal.

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sukses menggelar serangkaian acara di area Car Free Day (CFD) Penajam, baru-baru ini. Kegiatan ini digelar lebih awal dari jadwal resmi 11-15 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena merupakan bagian dari peringatan serentak yang dilakukan oleh seluruh kabupaten dan kota di Indonesia untuk pertama kalinya.

DPMD PPU menghadirkan beragam agenda yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi warga desa, di antaranya, jalan santai, cek kesehatan tanpa biaya, hingga aksi donor darah.

Di luar itu, juga digelar Bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari berbagai desa di wilayah PPU.

Di luar itu, dilakukan pula penguatan kelembagaan berupa coaching clinic khusus untuk pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga: Target Satu Kursi Tiap Dapil, DPD PAN PPU Resmi Terima SK Kepengurusan di Jakarta

Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, dalam keterangan resmi dikutip Selasa (13/1), menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut.

"Tahun 2026 adalah momentum bersejarah karena seluruh daerah di Indonesia melaksanakan peringatan Hari Desa secara bersamaan," kata Tita Deritayati.

Tita menjelaskan bahwa pemilihan tanggal hardesnas dilakukan lebih cepat agar acara bisa menyatu dengan keramaian CFD, meskipun secara nasional rangkaian dimulai pada 11 Januari dan puncaknya pada 15 Januari 2026.

Strategi utama dalam acara ini adalah kolaborasi antar-instansi guna mengoptimalkan anggaran.

"Kami menggandeng Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk layanan medis, serta Dinas KUKM Perindag untuk memfasilitasi pameran produk UMKM desa," jelas Tita.

Baca Juga: Bukan Pajak Andalan PPU, Capaian MBLB Capai 113 Persen

Salah satu sorotan utama adalah sesi konsultasi (coaching clinic) bagi Koperasi Desa Merah Putih.

Wadah ini disediakan agar aparatur desa dapat berdiskusi langsung mengenai hambatan yang dihadapi dalam mengaktifkan koperasi mereka.

Tujuannya adalah agar koperasi desa tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.

Melihat tingginya partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU optimistis bahwa semangat Hardesnas dapat mempercepat lahirnya desa-desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Tita berharap setiap desa di PPU mampu memaksimalkan potensi lokalnya masing-masing.

"Harapan kami, pembangunan desa di PPU didorong oleh kekuatan internal desa itu sendiri dengan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat," katanya.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#car free day #produk #Hardesnas #DPMD PPU #istimewa #umkm