KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya berkat capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang melampaui target nasional.
Bupati PPU Mudyat Noor didapuk mewakili Kabupaten PPU menerima penghargaan yang dihelat di Jakarta International Expo (JIExpo), Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan penilaian BPJS Kesehatan, Kabupaten PPU mencatat kepesertaan UHC sebesar 100,15 persen. Dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 91,87 persen, melampaui syarat minimal yang ditetapkan.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan cakupan serta kualitas layanan kesehatan. Supaya seluruh masyarakat PPU benar-benar mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan fundamental yang harus dipastikan ketersediaannya oleh pemerintah daerah.
Pemkab PPU terus memperkuat pelaksanaan Program JKN melalui peningkatan kepesertaan aktif serta optimalisasi layanan di seluruh fasilitas kesehatan.
“Komitmen kami memastikan tidak ada masyarakat PPU yang tertinggal dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan, sehingga pelayanan harus sesuai standar yang telah ditetapkan,” tegas Mudyat.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti menyampaikan, bahwa UHC Award merupakan bentuk penghargaan atas konsistensi dan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan para kepala daerah yang memiliki komitmen luar biasa dalam mewujudkan Universal Health Coverage melalui Program JKN,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 31 gubernur serta 397 bupati dan wali kota dalam berbagai kategori, yakni utama, madya, dan pratama.
“Selamat kepada seluruh kepala daerah penerima penghargaan. Semoga capaian ini menjadi teladan dan motivasi bagi daerah lain untuk terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” tuturnya.
Ali Ghufron menambahkan, Universal Health Coverage merupakan bagian penting dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Khususnya dalam menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali,” pungkasnya. (*)
Editor : Duito Susanto