Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kunjungan Meningkat Pesat, Dispusip PPU Wacanakan Uji Coba Buka Layanan Hari Sabtu  

Ahmad Maki • Jumat, 20 Februari 2026 | 13:07 WIB

 

 

Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra.   
Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra.  
 

PENAJAM - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Penajam Paser Utara (Dispusip PPU), Muhammad Yusuf Basra memastikan tidak ada perubahan jadwal layanan selama bulan Ramadan. Jam operasional perpustakaan tetap mengikuti jadwal kerja seperti biasa, yakni Senin hingga Jumat.

“Enggak ada perubahan, tetap mengikuti jadwal kerja,” ujarnya, ditemui, Jumat (20/2/2026). Meski demikian, pihaknya berencana melakukan uji coba penambahan hari layanan pada Sabtu setelah Ramadan. Rencana tersebut sebenarnya sudah muncul sejak awal tahun. Namun masih mempertimbangkan efektivitas operasional, terutama dari sisi biaya listrik.

“Sebenarnya kita mau buka Sabtu. Dari awal tahun sih, cuma melihat tren pemakaian listrik setelah semuanya selesai dikerjakan itu lumayan. Jadi mungkin setelah Ramadan kita coba dua bulan. Kalau signifikan peningkatan pengunjungnya, mungkin kita teruskan. Kalau tidak, ya tidak usah,” jelasnya.

Ia mengakui, penambahan satu hari operasional berdampak pada peningkatan biaya listrik karena gedung menggunakan sistem pendingin udara sentral. Karena itu, pembukaan layanan Sabtu akan dievaluasi berdasarkan jumlah kunjungan.

“Kalau memang pengunjungnya ramai pasti lanjut. Tapi kalau cuma satu dua orang atau di bawah 10 orang, rasanya enggak efektif,” katanya.

Sementara itu, tingkat kunjungan perpustakaan mengalami peningkatan cukup pesat pascaperampungan pembenahan gedung pada Oktober hingga Desember 2025 lalu. Rata-rata kunjungan selama periode Oktober–Desember mencapai sekitar 700 orang per bulan.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar 200 hingga 250 pengunjung per bulan.

“Lumayan meningkat. Mungkin suasananya juga sekarang lebih enak. Di lantai atas ada tempat yang lebih sepi untuk membaca, jadi lebih nyaman,” ungkapnya.

Menurutnya, pengunjung terbanyak masih didominasi pelajar dari sekolah di sekitar lokasi perpustakaan. Pada jam pulang sekolah, ratusan siswa kerap datang dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

“Memang tidak semuanya membaca, tapi paling tidak mereka melihat-lihat buku. Kalau ada yang menarik, biasanya dicoba dibaca,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Dinas Perpustakaan #ramadan #Penajam Paser Utara (PPU) #Muhammad Yusuf Basra