Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bertemu Bappenas, Mudyat Noor Minta Dukungan Pusat untuk Infrastruktur Penyangga IKN

Ahmad Maki • Rabu, 4 Maret 2026 | 14:11 WIB

Mudyat Noor
Mudyat Noor

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). Tujuannya untuk memperkuat dukungan pusat terhadap pembangunan infrastruktur daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Turut hadir mendampingi Mudyat Noor Plt Kepala Dinas PUPR Muhajir serta Kepala Dinas Pertanian PPU Andi Trasodiharto. Rombongan diterima Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris dan Direktur Kemitraan dan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Taufik Hidayat Putra.

“Harapannya, pembangunan infrastruktur di PPU dapat berjalan seiring dan terintegrasi dengan pembangunan IKN,” kata Mudyat Noor.

Ia menyampaikan audiensi kali ini merupakan kelanjutan dari komunikasi sebelumnya bersama Menteri PPN/Bappenas. Sekaligus mendorong agar sejumlah usulan strategis PPU dapat masuk dalam agenda prioritas nasional.

"Beberapa proyek yang diusulkan meliputi pembangunan Jembatan Sungai Riko yang menghubungkan PPU dengan kawasan IKN, Bendungan Lawe-Lawe, serta Bendung Gerak Talake, untuk mendukung pasokan air baku bagi PPU dan IKN," ujarnya.

Menurutnya, konektivitas antarwilayah menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan kawasan. Ia menilai integrasi PPU dan IKN akan memperlancar mobilitas orang, barang, dan jasa sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Tak hanya infrastruktur fisik, Pemkab PPU juga mengusulkan penguatan fasilitas pendidikan dan kesehatan guna meningkatkan kualitas layanan publik di tengah pesatnya perkembangan wilayah akibat pembangunan IKN.

“Kita ingin PPU menjadi role model pembangunan di Kalimantan Timur yang tumbuh selaras dengan IKN,” jelasnya.

Ia juga berharap, arah pembangunan PPU dapat terakomodasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pemkab PPU menargetkan pada 2028 master plan pembangunan kawasan mitra IKN telah tersusun matang dan mampu menangkap peluang strategis dari kehadiran ibu kota baru.

"Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pembangunan PPU dapat dipercepat dan semakin memperkokoh perannya sebagai mitra utama IKN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#penajam paser utara #bendungan Lawe Lawe #daerah penyangga #ibu kota nusantara #Mudyat Noor #ppu #Bupati PPU #Prioritas Nasional #Jembatan Sungai Riko #pasokan air baku #bappenas