KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Pemkab PPU, Rabu (11/3) pagi.
Momentum bersejarah bagi kabupaten bersemboyan Benuo Taka ini dihadiri langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara.
Hadir bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU serta ratusan peserta upacara, Kapolres tampak mengikuti seluruh rangkaian prosesi dengan saksama.
Selain memenuhi undangan resmi, kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Resor PPU ini juga bertujuan memantau langsung jalannya pengamanan di lokasi.
"Kami ingin memastikan seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel telah diterjunkan di sejumlah titik strategis untuk menjamin kondusivitas selama kegiatan berlangsung," tegas AKBP Andreas Alek Danantara.
Baca Juga: Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Dinyatakan Sah
Pengamanan ketat dari personel Polres PPU terlihat di sekitar area upacara guna mengatur arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi para tamu undangan serta masyarakat yang antusias menyaksikan hari jadi kabupaten tersebut. Hingga upacara usai, situasi dilaporkan tetap kondusif dan terkendali.
Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati PPU, Mudyat Noor selaku inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Abdul Waris Mu'in, Ketua DPRD Rauf Muin, Dandim 0913/PPU Andika Ganessakti, Ketua Pengadilan Negeri Hartati Ari Suryawati, serta unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, dan sekitar 150 tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya komandan upacara, pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten PPU, penghormatan kepada lambang kebesaran daerah, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, hingga amanat inspektur upacara.
Baca Juga: Defisit Beras Kaltim Masih 194 Ribu Ton: Produksi Lokal Baru Penuhi 45 Persen
Dalam amanatnya, Bupati PPU menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembangunan di berbagai sektor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemkab PPU akan terus berupaya secara maksimal untuk membangun dan memajukan daerah yang kita cintai ini. Salah satu fokus utama adalah pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sarana transportasi, serta fasilitas publik guna menunjang konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga menekankan peningkatan pelayanan publik, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Baca Juga: Ironi Ketahanan Pangan Kaltim: Peringkat Dua Nasional tapi Masih Bergantung Pasokan Luar
Polres PPU turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan dengan melakukan pengamanan dan pengaturan jalannya upacara bersama unsur TNI dan instansi terkait.
Kehadiran Polri menjadi bagian dari sinergitas Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur, di antaranya gabungan personel TNI dan Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD, DLH, perwakilan ASN, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga pelajar SMA/SMK se-Kabupaten PPU.
Seluruh rangkaian kegiatan upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Penajam Paser Utara ke-24 berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan serta koordinasi yang baik dari seluruh pihak, khususnya jajaran Polres PPU.(*)
Editor : Almasrifah