PENAJAM - Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Raup Muin, menyambut positif rotasi pejabat tinggi pratama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU. Ia menilai perputaran jabatan merupakan langkah yang wajar dan diperlukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.
Menurut Raup, mutasi dan rotasi pejabat merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, berdampak pada dinamika kinerja birokrasi.
“Yang pertama tentu kami mengucapkan selamat. Saya pikir memang perlu ada perputaran jabatan. Kami senang melihat langkah yang dilakukan bupati dengan adanya mutasi ini,” ujarnya, saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 21 pejabat yang di rotasi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, di Kantor Bupati, Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Jumat (13/3/2026).
Ia meyakini kebijakan yang diambil oleh kepala daerah telah melalui berbagai pertimbangan serta sesuai dengan target dan harapan pembangunan daerah ke depan.
Raup menegaskan bahwa rotasi jabatan tidak boleh dipandang sebagai persoalan suka atau tidak suka. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kebutuhan mendasar untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.
“Mutasi itu bukan soal suka atau tidak suka. Ini kebutuhan mendasar untuk kepentingan Penajam Paser Utara. Yang tidak bisa bekerja tentu harus diganti, sementara yang mampu bekerja harus diberi kesempatan,” katanya.
Ia juga menyoroti adanya sejumlah jabatan pimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong. Kekosongan tersebut, kata dia, perlu segera diisi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Kalau tidak salah ada sekitar empat OPD yang masih kosong. Ini tentu harus segera diisi, apalagi ada beberapa dinas yang sangat krusial seperti kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.
Raup menambahkan, pengisian jabatan kosong kemungkinan akan dilakukan melalui mutasi tahap berikutnya. Selain itu, promosi juga berpeluang dilakukan mengingat jumlah pejabat teknis yang mulai berkurang akibat pensiun.
Ia berharap proses penempatan pejabat nantinya dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kompetensi dan kemampuan masing-masing kandidat.
“Pastinya Pak Bupati akan menilai secara objektif untuk menempatkan orang-orang yang tepat memimpin dinas-dinas yang ada,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki