Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kampung Nelayan Merah Putih Segera Hadir di PPU, Ini Dampaknya bagi Warga Pesisir

Ahmad Maki • Selasa, 7 April 2026 | 08:55 WIB
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto saat menyampaikan program penguatan sektor perikanan dan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam Paser Utara.
Kepala Dinas Perikanan PPU Andi Trasodiharto saat menyampaikan program penguatan sektor perikanan dan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam Paser Utara.

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat sektor perikanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Melalui Dinas Perikanan PPU, berbagai program strategis dijalankan, mulai dari menjaga stabilitas bantuan sosial hingga merancang pembangunan infrastruktur terpadu.

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, menegaskan bahwa dukungan dasar bagi nelayan dan petani tetap berjalan tanpa gangguan. Program tersebut mencakup jaminan kesehatan melalui BPJS serta ketersediaan solar bersubsidi.

“Artinya BPJS tetap, solar juga tetap. Karena solar merupakan subsidi untuk nelayan. Kalau tidak ada solar, bagaimana nelayan bisa melaut,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Kawal Akuntabilitas LKPD 2025, Sekda PPU Minta OPD Respons Cepat

Ia menjelaskan, meskipun sektor pembudidaya tidak terlalu bergantung pada solar, bagi nelayan tangkap, bahan bakar menjadi komponen biaya operasional yang sangat vital.

Selain itu, Dinas Perikanan PPU tengah mendorong pembentukan Koperasi Nelayan Merah Putih dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNP). Program ini akan melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dijadwalkan segera melakukan survei lapangan.

Rencananya, KNP akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan. Di antaranya pabrik es untuk menjaga kesegaran ikan, cold storage (gudang pendingin), hingga area kuliner yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal.

Baca Juga: WFH ASN Paser Tiap Jumat, Bupati Fahmi Tegaskan Bukan Libur

Sejumlah wilayah di PPU diusulkan sebagai lokasi pembangunan, seperti Kecamatan Penajam, Waru, serta Desa Api-api dan Sesulu. Namun, terdapat syarat utama yang harus dipenuhi, yakni status lahan.

“Lahannya harus merupakan lahan hibah, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Status ini menjadi kunci agar pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan oleh pemerintah pusat,” jelasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Kampung Nelayan Merah Putih #proyek KKP #ekonomi pesisir #DINAS PERIKANAN PPU #nelayan PPU