KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tetap berlanjut pada tahun ajaran 2026/2027.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan program tersebut bertujuan membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak di Benuo Taka.
Menurutnya, bantuan KPC mencakup berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu.
“Saat ini, fokus distribusi bantuan KPC masih diprioritaskan bagi siswa baru,” ujar Mudyat Noor.
Terkait nominal bantuan, ia menyebut tidak ada perubahan dibanding tahun sebelumnya. Setiap penerima masih mendapatkan bantuan sekitar Rp600 ribu.
Ke depan, Pemkab PPU membuka peluang untuk memperluas cakupan program. Hal itu akan dilakukan jika kondisi fiskal daerah semakin membaik.
“Termasuk memperluas ke seluruh jenjang pendidikan, terutama SMP, serta sekolah di bawah naungan Kementerian Agama seperti Madrasah Tsanawiyah (MTs),” tegasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga melakukan pembenahan data penerima. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait data kependudukan.
Baca Juga: Dari Pedalaman Kubar, Tyta Nesse Juara 1 Lomba Jurnalistik Kodam Mulawarman
Mudyat Noor menjelaskan, masih ditemukan ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kondisi ini umumnya terjadi pada siswa yatim piatu yang tinggal bersama kerabat, sehingga memerlukan penyesuaian data.
Sejauh ini, Badan Pendapatan Daerah (BPD) telah melakukan perbaikan data. Upaya tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan KPC dapat berjalan tepat sasaran sebelum tahun ajaran baru dimulai. (*)
Editor : Ery Supriyadi