Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Tangguh RT di PPU Harus Tertib Administrasi, Bupati Mudyat Noor: Perkuat Pembangunan dari Tingkat Bawah

Ahmad Maki • Kamis, 7 Mei 2026 | 19:42 WIB
AUDIENSI: Bupati PPU, Mudyat Noor, menerima audiensi pengurus Forum RT di Kantor Bupati PPU, Kamis (7/5/2026).
AUDIENSI: Bupati PPU, Mudyat Noor, menerima audiensi pengurus Forum RT di Kantor Bupati PPU, Kamis (7/5/2026).

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan akan  memperkuat pembangunan dari pemerintahan tingkat bawah melalui Program Tangguh RT.

Menurutnya, program ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan wajib tepat sasaran dan bersih secara administrasi. Hal itu disampaikan Mudyat Noor, saat menerima audiensi dan silaturahmi pengurus Forum Rukun Tetangga (RT) Kelurahan Penajam di Kantor Bupati PPU, Kamis (7/5/2026).

Audiensi ini menjadi panggung bagi para ketua RT untuk mengaspirasikan kondisi riil di lapangan. Mulai dari minimnya fasilitas Posyandu, perlunya penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga masalah infrastruktur jalan dan drainase yang belum optimal.

Baca Juga: Bisa Jadi Hak Milik dalam 10 Tahun, Warga PPU Resmi Kelola Lahan Reforma Agraria

"Program ini adalah daya dukung bagi masyarakat. Kita ingin fasilitas yang dibangun memang benar-benar yang dibutuhkan langsung oleh warga di lingkungannya masing-masing," ujar Mudyat.

Ia juga mengingatkan para pengelola program dan ketua RT agar sangat berhati-hati dalam sisi teknis dan laporan keuangan. Ia tidak ingin niat baik membangun lingkungan justru berujung pada kendala hukum akibat kelalaian administratif.

"Jangan sampai program yang sudah dirancang baik ini justru menimbulkan persoalan hukum karena administrasi yang tidak tertib atau penggunaannya tidak tepat sasaran," tegasnya.

Baca Juga: Kecewa Hasil Keputusan DLH, Petani PPU Minta Pemerintah Adil Soal Tanaman yang Mati

Menjawab keluhan RT terkait jalan rawan banjir yang sebagian merupakan kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Mudyat memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar penanganan infrastruktur pusat tetap selaras dengan kebutuhan lokal.

Selain mengandalkan APBD, Bupati juga mendorong optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk membantu fasilitas publik seperti Posyandu.

"Pemerintah daerah terbuka terhadap masukan. Di tengah tantangan fiskal, kolaborasi adalah kunci. RT adalah ujung tombak pelayanan, maka dukungan pembangunan hingga tingkat lingkungan terkecil akan terus kita upayakan secara berkelanjutan," pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#program tangguh rt #corporate social responsibility #Bupati Penajam Paser Utara #Mudyat Noor