Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penajam Deteksi 50 Suspek TBC, Polres PPU Perkuat Sinergi Eliminasi Penyakit, Kenali Gejalanya

Ari Arief • Rabu, 10 Juni 2026 | 16:03 WIB
ELIMINASI TBC: Kepolisian Polres PPU mendukung eliminasi penyakit TBC yang ditengarai tengah suspek di Kecamatan Penajam, PPU. Tampak lokakarya mini yang bertujuan memberantas penyakit tersebut.(humas polres ppu)
ELIMINASI TBC: Kepolisian Polres PPU mendukung eliminasi penyakit TBC yang ditengarai tengah suspek di Kecamatan Penajam, PPU. Tampak lokakarya mini yang bertujuan memberantas penyakit tersebut.(humas polres ppu)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM–Ancaman penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan data terbaru hingga Juni 2026, tercatat sedikitnya ada 50 warga di wilayah Kecamatan Penajam berstatus sebagai terduga atau suspek TBC yang memerlukan pemeriksaan lanjutan serta pendampingan pengobatan secara intensif.

Merespons kondisi tersebut, Kecamatan Penajam menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor di Ozhien Cafe & Guest House, Rabu (10/6/2026). Agenda ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, Camat Penajam, Rahmat, Kapolsek Penajam, AKP Syaifuddin, Plt Kepala UPT Puskesmas Penajam, Saryono, serta puluhan kader posyandu dan lurah setempat.

Baca Juga: Balikpapan Dipilih Jadi Tuan Rumah Perdana IEE Series di Luar Jakarta, Didukung Sektor Energi dan IKN

Plt Kepala UPT Puskesmas Penajam, Saryono, membenarkan adanya temuan puluhan kasus suspek tersebut. Guna menekan angka penularan, pihaknya memaksimalkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai garda terdepan deteksi dini.

"Masih ditemukannya kasus TBC di Penajam memerlukan perhatian bersama. Dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar target pengendalian penyakit ini bisa tercapai maksimal," kata Saryono.

Baca Juga: Tari Dayak hingga Tor-Tor Lepas Kelulusan Angkatan XI TK Kemala Bhayangkari 13 PPU

Obat Gratis dan Imbauan Tidak Malu Berobat

Plt Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, mengingatkan masyarakat bahwa TBC menular dengan mudah melalui udara saat penderita batuk atau bersin. Kendati demikian, ia menegaskan penyakit ini bisa disembuhkan total asalkan pasien berobat secara disiplin.

"Masyarakat jangan takut atau malu untuk memeriksakan diri. TBC dapat disembuhkan total jika penderita menjalani pengobatan rutin dan tuntas selama enam bulan. Manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang sudah disediakan pemerintah," terang dr. Lukasiwan.

Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Gelar Berbagai Lomba dari Balap Speedboat hingga E-Sports

Kenali Gejala Klinis TBC

Dalam pemaparan materi teknis, Kasi Penanganan Penyakit Menular UPT Puskesmas Penajam, Mulyadi, merincikan beberapa tanda klinis yang wajib diwaspadai oleh masyarakat, seperti batuk berdahak selama lebih dari dua minggu berturut-turut. Kemudian, sesak napas dan demam berkepanjangan.

Keluhan berikutnya adalah keluar keringat pada malam hari tanpa aktivitas fisik, dan penurunan drastis pada nafsu makan dan berat badan. Catatan: TBC tidak hanya menyerang paru-paru, melainkan juga bisa menyerang organ tubuh lain (TBC ekstra paru).

Baca Juga: Sengkarut Draf APBD PPU, Disomasi LAKI, BKAD Sebut Dokumen Anggaran Sudah Terbuka untuk Umum

Sementara itu, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Penajam, AKP Syaifuddin menyatakan komitmen penuh jajaran kepolisian untuk mengawal program eliminasi TBC ini melalui edukasi ke tingkat bhabinkamtibmas dan desa.

Menurutnya, perang terhadap TBC tidak bisa dibebankan kepada sektor kesehatan saja, melainkan butuh kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#ppu #penajam #suspek #tbc