KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mulai melakukan perbaikan jalan di sejumlah titik di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penambalan lubang dan pengaspalan di titik-titik yang dinilai paling mendesak untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
PPK 1.3 Kaltim Eko Santoso melalui Koordinator Lapangan Sultan mengatakan, penanganan sementara dilakukan pada ruas jalan sepanjang 3.200 meter. Namun, pekerjaan saat ini masih difokuskan pada titik-titik kerusakan yang dianggap rawan.
Baca Juga: Gunakan Metode Kementan, DPTPH Kaltim Target Hasil Panen Sawah Baru Naik Dua Kali Lipat!
“Yang kami tangani sementara masih spot-spot tertentu. Fokusnya pada jalan yang rawan dan membutuhkan penanganan segera,” ujar Sultan saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, terdapat 12 titik jalan berlubang di wilayah Nenang yang menjadi prioritas perbaikan. Sebagian besar pekerjaan telah selesai pada tahap penambalan dan kini memasuki proses pengaspalan.
Menurut Sultan, ukuran kerusakan yang ditangani bervariasi, mulai dari lubang berukuran 1 x 1 meter hingga area yang mencapai 10 x 2 meter.
Meski masih bersifat parsial, BBPJN telah mengusulkan penanganan permanen untuk ruas jalan tersebut melalui program tahun anggaran 2027.
Usulan tersebut mencakup pengaspalan menyeluruh pada ruas jalan di Kelurahan Nenang, mulai kilometer 5 hingga kilometer 7.
“Dari sisi teknis sudah kami usulkan. Tinggal menunggu keputusan pusat terkait alokasi anggaran paket tahun 2027. Rencananya pengaspalan dilakukan secara menyeluruh sepanjang ruas jalan tersebut,” jelasnya.
Baca Juga: Pasar Pagi Samarinda Belum Ramai, Ini 5 Solusi dari Pengamat Ekonomi
Selain penanganan sementara, BBPJN juga menyiapkan proyek peningkatan jalan sepanjang 2,2 kilometer yang akan dikerjakan tahun ini.
Sejumlah lokasi yang masuk dalam program tersebut antara lain kawasan depan Kantor Kecamatan Penajam, Pasar Petung, hingga wilayah Api-Api.
“Tahun ini ada penanganan sepanjang 2,2 kilometer di wilayah Penajam. Pekerjaan penuh akan dilakukan di depan kantor kecamatan, kemudian menyusul Pasar Petung dan daerah Api-Api,” pungkas Sultan. (*)
Editor : Ery Supriyadi