Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kebakaran Maut di Sungai Parit PPU, Dua Bocah Tewas Terbakar

Ari Arief • Kamis, 9 Juli 2026 | 14:17 WIB
TEWAS: Dua bocah yang jadi korban kebakaran ditemukan tewas di sela-sela puing rumah yang dilalap api.(BPBD PPU)
TEWAS: Dua bocah yang jadi korban kebakaran ditemukan tewas di sela-sela puing rumah yang dilalap api.(BPBD PPU)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman  penduduk di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (9/7) siang. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu unit rumah kayu ludes terbakar dan menelan dua korban jiwa.

Kebakaran yang terjadi sekira pukul 11.20 Wita itu menghanguskan satu unit rumah tingkat berukuran 6x8 meter milik Mansur/Haji Masitah. Api dengan cepat merambat karena bangunan didominasi material kayu, sehingga bangunan tersebut mengalami rusak berat atau habis terbakar. Berdasarkan video warga yang beredar di media sosial terdengar teriakan suara seorang wanita yang memberitahukan bahwa kedua anaknya berada di atas rumah yang sedang terbakar hebat. "Om, anak saya ada di atas, om," teriaknya, pilu.

Tampak pula warga yang datang tidak bisa berbuat banyak, karena, api tampak semakin membesar yang menyebabkan suasana panas di sekitarnya. "Mana Damkar ini, mana?" tanya seorang warga dalam video yang beredar di media sosial itu.

Baca Juga: Pemkab Serahkan KUA-PPAS, APBD Paser 2027 Dirancang Rp 3,121 Triliun

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, terdapat dua kepala keluarga (KK) dengan total 9 jiwa yang terdampak dalam peristiwa ini. Nahas, dua orang di antaranya ditemukan meninggal dunia (MD), yakni Muh. Abizar Al Qhani (7) dan Muhtiti Fatur Frahardika (4). Tidak hanya itu, satu warga lainnya, Nurhadija (28), mengalami luka bakar dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif. Dua korban meninggal dunia tampak ditemukan di sela-sela puing kebakaran rumah yang telah berhasil dipadamkan. Tampak ayah korban berteriak histeris saat menyaksikan jasad anaknya diangkat dari puing oleh petugas, sementara, beberapa orang tampak memberi dukungan moral agar ia mampu menghadapi kenyataan. 

Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan laporan kejadian masuk ke Pusdalops pada pukul 11.30 Wita. Tim gabungan yang terdiri dari DPKP Pos Penajam dan Petung, BPBD PPU, Polres PPU, Satpol PP, Dishub, serta unsur TNI-Polri dan warga setempat langsung bergerak cepat melakukan upaya pemadaman.

Baca Juga: 11 Tim Ramaikan Balikpapan Open Indoor Hockey Championship Andara Cup III  

"Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu jam lebih dan berhasil dituntaskan pada pukul 12.40 WITA," ujar Nurlaila.
Ia menambahkan, dua korban jiwa telah dievakuasi ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU untuk proses otopsi dan pemulasaran jenazah. Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

"Tim kami sudah melakukan pengecekan kondisi lokasi kebakaran serta mendata para korban terdampak untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi telah dinyatakan aman. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#meninggal dunia #kebakaran