KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sukses mencetak ribuan kualitas tenaga kerja lokal di Benuo Taka, sebut PPU.
Sepanjang 2022 hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 1.472 tenaga kerja di PPU telah berhasil mengantongi sertifikat jasa konstruksi (jakon) resmi.
Kepala Bidang Bina Konstruksi (Bikon) Dinas PUPR PPU, Fernando Hamonangan Hutagalung, didampingi Pejabat Fungsional (Jafung) Jessay, mengungkapkan bahwa ribuan tenaga kerja yang tersertifikasi tersebut merupakan hasil dari program pelatihan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten, APBN, maupun Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur.
Baca Juga: Seragam Gratis Belum Didistribusikan, Plt Kadisdikbud Kaltim Minta Maaf dan Beri Dispensasi Siswa
"Secara akumulatif, total peserta yang mengikuti pelatihan di kisaran 1.500-an orang. Namun, karena tidak semua lulus uji kompetensi, data rekapitulasi kami mencatat ada sekitar 1.472 orang yang resmi memiliki sertifikat jasa konstruksi berdasarkan basis data by name by address," kata Fernando, saat ditemui di ruangannya, Kamis (16/7/2026).
Menariknya, gairah sertifikasi di PPU tidak hanya bertumpu pada program pemerintah. Berdasarkan data Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) nasional, jumlah sertifikat konstruksi untuk Jenjang 1 hingga 9 di wilayah PPU justru menyentuh angka 2.300 sertifikat.
Baca Juga: Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau, Sat Samapta Polres PPU Gencarkan Patroli Lahan Rawan
"Dari jumlah tersebut, sekitar 1.800 di antaranya berada di jenjang 1 sampai 6," jelasnya.
Fernando menjelaskan, selisih angka yang cukup signifikan tersebut terjadi lantaran banyak tenaga kerja lokal yang berinisiatif melakukan sertifikasi secara mandiri.
"Kalau yang difasilitasi dinas, kami pegang datanya lengkap. Sementara selisihnya itu adalah pekerja yang melakukan sertifikasi mandiri, yang datanya tidak tercatat langsung di kami secara by name by address, tetapi terbaca di sistem LPJK pusat," ujarnya.
Diketahui, Program pembinaan konstruksi ini mulanya dirintis pada tahun 2022 di bawah naungan Bidang Penataan Ruang, sebelum akhirnya resmi berdiri sendiri menjadi Bidang Bina Konstruksi pada 2024.
Pemekaran bidang ini dipicu oleh tingginya tuntutan kinerja, terlebih Bidang Bina Konstruksi PUPR Provinsi Kaltim saat ini dinobatkan sebagai yang terbaik nomor satu di Indonesia. (*)
Editor : Duito Susanto