Cegah Stunting dari Hulu, Pemkab PPU Perkuat Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan

Ahmad Maki • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 10:32 WIB
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat di Kantor Camat Penajam, Selasa (21/7/2026).
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat di Kantor Camat Penajam, Selasa (21/7/2026).

 

KALTIMPOST.ID, PENAJAM — Selain menyalurkan bantuan pangan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan pentingnya strategi jangka panjang dalam menangani persoalan stunting dan ketahanan pangan rumah tangga.

Sekretaris Daerah PPU Tohar menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang berdaya saing.

“Kualitas PPU dalam dua dekade mendatang sangat ditentukan oleh perhatian dan pola asuh anak-anak hari ini,” kata Tohar, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Duka Gugurnya 3 Polisi, 3.000 Warga Kalteng Bakal Deklarasi Perang Lawan Narkoba

Ia menyoroti pentingnya pencegahan stunting sejak dini, mulai dari kesiapan calon pengantin hingga pemenuhan gizi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Stunting dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari sanitasi, kecukupan gizi, pola asuh, hingga kondisi sosial ekonomi keluarga. Karena itu, penanganannya tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus dilakukan secara terpadu,” tegasnya.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Tohar menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Kesehatan, agar menyinergikan data serta program kerja.

Di tingkat rumah tangga, masyarakat juga didorong mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri. Selain itu, warga diimbau membiasakan konsumsi pangan lokal seperti singkong dan talas sebagai alternatif sumber karbohidrat.

Baca Juga: Aturan Pajak dan Retribusi PPU Direvisi, Ada Insentif untuk UMKM hingga Penyesuaian PBB

“Bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan konsumsi, melainkan stimulus agar anak-anak di PPU dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
stunting PPU 1.000 HPK pemkab ppu ketahanan pangan