Karhutla Gunung Seteleng Ditangani, Warga Diperkuat Hadapi Asap

Redaksi KP • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:41 WIB
LIBATKAN BERBAGAI UNSUR: Penanganan karhutla di kawasan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam oleh tim gabungan.
LIBATKAN BERBAGAI UNSUR: Penanganan karhutla di kawasan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam oleh tim gabungan.

PENAJAM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, terus diperkuat. Selain pemadaman, upaya dilakukan untuk mencegah api kembali muncul dan mengurangi dampak asap terhadap permukiman warga.

Penanganan melibatkan unsur pemerintah, aparat, masyarakat, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan di lapangan. Bantuan yang diberikan antara lain pasokan air, kendaraan pemadam, dan personel untuk mendukung proses pemadaman serta pendinginan.

Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting, terutama untuk pendinginan kawasan yang masih menyimpan potensi bara. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lahan yang terbakar dapat kembali memunculkan titik api apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Direktur PT Pelabuhan Penajam Banua Taka (Eastkal) Didit Dwi Prasetiyo mengatakan, selain dukungan peralatan dan air, kesiapsiagaan masyarakat juga diperlukan dalam menghadapi potensi karhutla.

Baca Juga: Apical dan Earthworm Foundation Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Mencegah Karhutla di Kutim

“Bantuan air dan fire truck memang menjadi kebutuhan yang paling mendesak, tetapi pemahaman warga terkait langkah yang harus dilakukan apabila kondisi serupa kembali terjadi juga tidak kalah penting,” ujarnya.

Upaya pencegahan kemudian dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan awal penanggulangan karhutla di Kelurahan Gunung Seteleng. Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Penajam Paser Utara, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya.

Masyarakat diberikan pemahaman mengenai langkah awal yang dapat dilakukan ketika menemukan titik api, termasuk penanganan awal sebelum unit pemadam tiba di lokasi.

Selain ancaman api, paparan asap juga menjadi perhatian. Lebih dari 2.000 masker dibagikan kepada masyarakat di sekitar kawasan terdampak serta pengendara yang melintas di Gunung Seteleng.

Penanganan karhutla di kawasan tersebut tidak hanya diarahkan pada pemadaman, tetapi juga penguatan pencegahan dan kesiapsiagaan warga. Kondisi angin serta karakter lahan yang mudah terbakar dinilai dapat meningkatkan risiko api kembali meluas.

Sinergi antarunsur menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan sekaligus menekan dampak karhutla terhadap permukiman dan kualitas udara di wilayah Penajam.

Editor : Muhammad Ridhuan
asap karhutla karhutla Gunung Seteleng karhutla Penajam kebakaran hutan Penajam BPBD Penajam Paser Utara