Sambut Akreditasi, RSUD RAPB PPU Didesak Benahi Komunikasi dan Layanan Pasien

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB
PELAYANAN CEPAT: Bupati PPU, Mudyat Noor, menyalami warga yang sedang antre berobat di RSUD RAPB PPU. Bupati minta kepada manajemen rumah sakit untuk beri pelayanan cepat, ramah, dan tak pilih kasih demi tingkatkan kepuasan pasien.(IST)
PELAYANAN CEPAT: Bupati PPU, Mudyat Noor, menyalami warga yang sedang antre berobat di RSUD RAPB PPU. Bupati minta kepada manajemen rumah sakit untuk beri pelayanan cepat, ramah, dan tak pilih kasih demi tingkatkan kepuasan pasien.(IST)

 

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan agar seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU memberikan pelayanan kesehatan secara cepat, ramah, profesional, dan tidak membeda-bedakan pasien.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di depan Aula RSUD RAPB  Senin (21/9/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU, Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setkab PPU, Nicko Herlambang, Direktur RSUD RAPB PPU dr. Lukasiwan Eddy Saputro, serta jajaran manajemen dan pegawai rumah sakit.

Baca Juga: Terlilit Utang, Pria Asal Paser Nekat Mau Rampok Kasir Sawit, Dibekuk Polres PPU

“Kita harus bekerja keras supaya bisa melayani masyarakat dengan baik. Pelayanan harus cepat, tidak pilih kasih, ramah, dan manusiawi. Kita harus bersih, jujur, transparan, profesional, dan berkompeten, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tegas Mudyat Noor.

Selain arahan Bupati, penurunan tingkat kepuasan pelanggan juga menjadi sorotan. Sekkab PPU, Tohar mengkritik masih adanya petugas yang belum memperkenalkan diri maupun menjelaskan tindakan medis kepada pasien. Ia meminta kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pengelolaan rekam medis ditingkatkan di seluruh unit.

Baca Juga: Isi Posisi Kepala OPD PPU, Bupati Didorong Pilih Pejabat yang 'Plug and Play'

“Tolong tingkatkan kepatuhan kita terhadap SOP. Apa yang menjadi ketentuan harus kita laksanakan dan menjadi tatanan dalam pekerjaan kita,” ujar Tohar.

Peningkatan mutu pelayanan ini bertepatan dengan persiapan survei akreditasi RSUD RAPB PPU yang dijadwalkan berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Ketua Akreditasi RSUD RAPB, dr. Alexander H.M. Sinaga, meminta seluruh staf melengkapi dokumentasi pelayanan dan menghadiri rangkaian survei. Kegiatan praktik klinik dari pihak ketiga dan institusi pendidikan juga disesuaikan sementara selama masa akreditasi.

Baca Juga: Curi Kabel PT Hutama Karya, Empat Pria Ditangkap Polsek Penajam PPU

Usai pelaksanaan apel, Bupati beserta rombongan meninjau sejumlah fasilitas alat kesehatan unggulan milik RSUD RAPB, di antaranya CT Scan dan Cath Lab.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
RSUD RAPB PPU sop pasien