KALTIMPOST.ID,INGLEWOOD–Turnamen sepak bola terbesar di dunia resmi kembali ke Amerika Serikat (AS) pada Jumat malam waktu setempat, menjawab penantian panjang selama satu generasi. Mengawali laga pembuka Piala Dunia di kandang sendiri setelah 32 tahun, tim nasional AS langsung tampil perkasa dengan melibas Paraguay lewat skor telak 4-1 di SoFi Stadium, Los Angeles.
Penyerang AS, Folarin Balogun, menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol dalam drama tiga gol The Yanks sebelum turun minum. Kemenangan dinamis ini tercatat sebagai kemenangan terbesar AS sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Sepi Peminat, Hotel di AS Pangkas Proyeksi Pendapatan Hingga 60 Persen
Di hadapan 70.492 penonton yang memadati stadion—termasuk deretan pesohor Hollywood seperti Tom Cruise, Leonardo DiCaprio, hingga Bill Gates—AS tampil memukau dengan gaya menyerang yang agresif di bawah asuhan pelatih baru, Mauricio Pochettino.
Christian Pulisic tampil gemilang sebagai kreator serangan di babak pertama sebelum ditarik keluar demi tindakan pencegahan cedera. Pulisic membidani gol pertama pada menit ke-7 setelah pergerakannya memaksa gelandang Paraguay, Damian Bobadilla, melakukan gol bunuh diri.
Baca Juga: Sejarah Baru Piala Dunia, Laga Pembuka Paling Brutal, Tiga Pemain Diusir Keluar Lapangan
Pada menit ke-31, Pulisic kembali menginisiasi serangan dari sisi kiri dan memberikan umpan matang yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Balogun. Penyerang asal klub Monaco tersebut kembali mencetak gol keduanya pada masa injury time babak pertama setelah menerima umpan akurat dari Malik Tillman, membawa AS unggul 3-0.
"Babak pertama yang luar biasa. Bisa bermain seperti itu dan melihat para penggemar sangat antusias dengan performa kami, rasanya sungguh luar biasa," ujar Pulisic selepas pertandingan.
Baca Juga: Menang Uji Coba 2-1 atas Nigeria, Portugal Tatap Piala Dunia Beriring Frustrasi Cristiano Ronaldo
Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan di babak kedua melalui gol Maurício. Namun, La Albirroja yang baru kembali ke Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun, sudah tertinggal terlalu jauh.
"AS memenangkan pertandingan ini dengan sangat jelas dan adil. Mereka mendominasi secara taktis, teknis, dan juga fisik," puji pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro.
Meski intensitas serangan AS sedikit menurun di babak kedua tanpa kehadiran Pulisic, Gio Reyna berhasil mengunci kemenangan menjadi 4-1 lewat golnya di masa injury time babak kedua. Gol ini sekaligus menorehkan sejarah baru bagi AS yang untuk pertama kalinya mampu mencetak empat gol dalam satu laga Piala Dunia sejak tahun 1930.
Baca Juga: Panas Jelang Kick-Off, Bos FIFA Jawab Kritik Tiket Mahal Piala Dunia 2026
Menanggapi kemenangan historis ini, pelatih AS Mauricio Pochettino mengaku bangga dengan perkembangan anak asuhnya.
"Saya pikir kita harus berbicara tentang hari ini, karena ini adalah pertandingan yang hebat. Sangat luar biasa bagi para penggemar kami, dan hari ini kami sangat bangga. Saya rasa kami berhasil memikat banyak penggemar baru untuk sepak bola di Amerika," kata Pochettino yang mulai menjabat sejak akhir 2024 lalu.
Baca Juga: Timnas Indonesia Naik Empat Tingkat di Ranking FIFA, Tinggalkan Korea Utara dan Togo
Dengan modal kemenangan meyakinkan dan kepercayaan diri yang tinggi ini, Amerika Serikat mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaingnya bahwa mereka tidak hanya sekadar menjadi tuan rumah, tetapi juga penantang serius di Piala Dunia kali ini.(*)
Editor : Thomas Priyandoko