BALIKPAPAN-Persiapan keberangkatan haji tahun 2024, PT Al Ansor Madinah Barokah melaksanakan pemantapan manasik haji khusus pada Jumat (26/4) hingga Ahad (28/4) di ruang Siskohat Embarkasi Haji Batakan Balikpapan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi bekal para jamaah sebelum ke Tanah Suci, sehingga sudah mempunyai gambaran nantinya terkait apa saja yang dilakukan dan dipersiapkan dari keberangkatan sampai kepulangan kembali ke Tanah Air.
Pembekalan dihadiri 60 jamaah haji dari Balikpapan, Direktur Utama Ustaz Ghozali Mukri, Direktur Al Anshor Tours Kaltim Muh Digdo Susilo serta Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementrian Agama Kota Balikpapan, Suharto Baijuri.
PT Al Ansor Madinah Barokah yang sudah berdiri sejak 14 tahun lalu, dan telah memberangkatkan haji sebanyak 11 kali musim haji. Kantor utama di Balikpapan dan di Jogjakarta, sementara kantor perwakilan ada di Bontang, Berau, Samarinda hingga Sangatta dan di Paser.
Tahun 2024 ini akan memberangkatkan jamaah haji dari Kota Balikpapan sebanyak 61 orang dan total jamaah yang diberangkatkan adalah 241 orang. Didampingi sebanyak dua orang dokter pribadi, ustaz pembimbing dan petugas sebanyak delapan orang.
Muh Digdo Susilo mengatakan, kegiatan manasik haji ini merupakan pemantapan para jamaah haji sebelum waktu keberangkatan yang sebentar lagi.
“Hari pertama dan kedua membahas masalah kesehatan, ruhiyah, thaharah, teknis keberangkatan, teknis ibadah termasuk rukun ibadah dan hari terakhirnya manasik praktik seperti cara pemakaian ihram, lempar jumrah maupun tawaf dan kegiatan lainnya. Sehingga membuat para jamaah memahami dan mendapat gambaran terkait pelaksanaan haji,”sebutnya.
Pelayanan dari PT Al Ansor Madinah Barokah sangat diuatamakan dan diperhatikan. Banyak perbedaan yang didapat jamaahnya dari pada haji reguler. Yang diutamakan adalah fasilitas seperti maktabnya VVIP, lontar jumrah di Mina lebih dekat, hotel bintang lima dan kegiatan pendampingan ibadah betul-betul dari kegiatan sehari-hari.
Sampai kegiatan salat malam, pengajian dan lain-lainnya itu sudah dirancang secara harian selama para jamaah berada di Tanah Suci.
“Perbedaan lainnya yakni waktu tunggu jamaah haji khusus atau plus ini adalah lebih cepat dari jamaah haji reguler. Reguler waktu tunggunya bisa sampai 34 tahun sedangkan di pemberangkatan haji plus paling cepat tiga tahun dan paling lama sampai tujuh tahun saja. Sedangkan dari perjalanan keberangkatan hingga sampai pulang ke Tanah Air hanya memakan waktu 34 hari, berbeda dengan haji reguler yang bisa sampai 40 hari,”jelasnya.
PT Al Ansor Madinah Barokah selain melayani haji juga melayani keberangkatan umrah. Dan mayoritas sekitar 87 persen jamaah umrahnya mendaftarkan diri untuk keberangkatan haji.
Dan ini katanya bisa dibilang merupakan kepuasan mereka terhadap pelayanan yang diberikan sehingga kepercayaan muncul dan menawarkan dari mulut ke mulut kepada sanak saudara, kerabat dan lainnya untuk mendaftarkan diri di travel.
Digdo Susilo berharap dari kegiatan manasik ini menjadi bekal terbaik bagi jamaah yang nantinya saat pelaksanaan haji dan sudah mengetahui apa saja yang akan dilakukannya. Haji yang dilakukan pun benar-benar sesuai syariat dan sah.
“Dan yang paling utama adalah mendapatkan haji mabrur. Itulah yang kita harapkan dengan pembekalan manasik ini, jamaah bisa mengerti tentang itu semua,” katanya. (pms/pus/far)
Editor : Faroq Zamzami