Presiden periode 2024-2029 itu, justru menekankan beberapa hal yang menjadi janji politiknya untuk 5 tahun ke depan. Yakni swasembada pangan, swasembada energi, makan bergizi gratis, hingga hilirisasi komoditas.
Mengawali pidatonya yang dibacakan di depan Sidang Paripurna MPR RI, dalam rangka Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Periode 2024-2029 di Gedung Nusantara MPR RI, Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menjalankan kepemimpinan Indonesia dengan tulus.
Dengan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Termasuk masyarakat yang tidak memilih pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 lalu.
“Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia, kepentingan rakyat Indonesia di atas segala kepentingan, di atas segala golongan, apalagi kepentingan pribadi kami,” janjinya.
Beberapa hal yang disebutnya dalam pidato tersebut adalah Indonesia harus segera swasembada pangan. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Tidak boleh bergantung pada sumber makanan dari luar negeri. Karena dalam krisis atau keadaan genting, tidak ada yang akan mengizinkan barang-barang untuk dibeli Indonesia. “Karena itu tidak ada jalan lain. Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan. Kita harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa Indonesia harus swasembada energi. Di mana dalam keadaan ketegangan, dan keadaan kemungkinan terjadi perang di mana-mana, maka Indonesia harus siap dengan kemungkinan yang paling jelek.
Yakni negara-negara lain harus memikirkan kepentingan mereka sendiri. “Kalau terjadi hal yang tidak kita inginkan, sulit kita akan mendapat sumber energi dari negara lain. Karena itu kita harus swasembada energi. Dan kita mampu untuk swasembada energi,” janji dia.
Program hilirisasi kepada semua komoditas juga menjadi prioritasnya selama lima tahun kepemimpinannya. Karena menurut Presiden Prabowo Subianto, nilai tambah dari semua komoditas itu harus menambah kekuatan ekonomi Indonesia. Sehingga rakyat kita bisa mencapai tingkat hidup yang sejahtera. “Seluruh komoditas kita harus bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” harapnya.
Hal penting lainnya adalah dia menyebut harus berani menghadapi dan memberantas korupsi. Melalui perbaikan sistem, dengan penegakan hukum yang tegas, maupun digitalisasi. Presiden Prabowo Subianto menyebut hal tersebut akan mengurangi korupsi secara signifikan.
“Tapi ini harus kita lakukan, seluruh unsur pimpinan harus memberi contoh. Ing Ngarso Sung Tulodo. Ada pepatah yang mengatakan, kalau ikan menjadi busuk, busuknya mulai dari kepala. Semua pejabat dari semua eselon dan semua tingkatan harus memberi contoh untuk menjalankan kepemimpinan pemerintahan yang sebersih-bersihnya. Mulai dengan contoh dari atas dan sesudah itu penegakan hukum yang tegas dan keras,” terang dia.
Editor : Uways Alqadrie