Itulah warung yang sudah melegendaris sejak 1960-an. Orang Samarinda penikmat kopi, apalagi orang-orang tua kelahiran 1950-an atau di atas 1970-an yang masih hidup, rasanya pasti kenal warung ini. Inilah warung para pengusaha anggota DPRD para pejabat, pegawai swasta hingga PNS berkumpul.
Pria berpenampilan sederhana tadi adalah pengusaha. Memiliki beberapa ponton. Masa tuanya hampir setiap pagi dinikmati dengan bercengkrama bersama teman-temannya di warung tersebut. Hingga menjelang pukul 12.00 barulah pria tersebut beranjak pergi atau ketika ada panggilan dari anak-anak dan istrinya.
Nah, Samarinda juga punya beberapa warung kopi legendaris. Warung kopi ini sudah berusia puluhan tahun dan masih eksis menawarkan cita rasa kopi klasik. Rasa yang sama ketika kita pertama kali datang ke warung tersebut, tetap terjaga hingga kini.
1. Warung Kopi Mekar Indah (Pappalim)
Warung berdiri sejak 1935-an ini, beralamat di Pangeran Diponegoro.
Salah satu warung kopi legendaris di Kota Samarinda. Buka sejak pukul 06.30 Wita, menawarkan soto banjar, naskun telur, roti bakar selai hingga telur setengah masak.
2. Warung Kopi Haji Acut
Warung Kopi Haji Acut juga bisa menjadi salah satu alternatif kalau mencari warung kopi legendaris di Samarinda. Lokasinya berada di pasar tradisional Citra Niaga. Luas bangunan hanya 6x3 meter persegi. Kini dikelola Hendra, cucu mendiang Haji Acut.
Menu warung dibuat dengan kopi tumbuk asli dari Banjar Kalimantan Selatan. Penyajian sendiri juga sederhana. Resep pembuatannya pun sama seperti membuat kopi pada umumnya. Namun yang membuat berbeda adalah bahannya yang kopi asli tanpa campuran. Tinggal masukkan bubuk kopi tumbuk itu ke saringan, diberi gula sepertiga sendok makan saja, lalu diseduh dengan air matang.
3. Warung Kopi Koh Abun Pelabuhan
Warkop Koh Abun Pelabuhan salah satu yang legendaris di Samarinda. Menurut informasi yang dibagikan di Instagram, warung kopi ini sudah melegenda sejak 1970-an. Nama pemiliknya adalah Iwan Rustan, hingga kini masih melayani pelanggan setianya. Buka pukul 06.00 hingga 17.00 Wita.
Lokasinya ada di Jalan Pelabuhan, Samarinda Kota. Warung kopi ini berdiri di bangunan sederhana memberikan kesan tak lekang oleh waktu. Kopi di sini disajikan klasik dengan saringan dan teknik tarik.
Cita rasa yang ada, datang dari biji kopi Robusta asal Malang, kualitas terjaga karena biji kopi di sangrai sendiri.
Hal ini lah yang menjadi resep sederhana warung kopi abun bisa bertahan hingga sekarang, diusia lebih setengah abad, tiga generasi sejak tahun 1970-an. Tak heran pelanggan yang datang berasal dari berbagai kalangan dan usia.
Bagi yang kurang suka kopi, masih dapat menikmati suasana klasik di warkop ko Abun yang bertempat di jalan pelabuhan Samarinda. Ada menu lain seperti teh, susu, dan makanan ringan roti bakar srikaya, roti telur, dan telur setengah matang. Semua menu dimulai dari harga Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 saja.
4. Warung Kopi Madju
Salah satu warung kopi legendaris di Samarinda ini, terletak di Pasar Pagi Samarinda Kota, Jalan Panglima Batur 7. Warkop ini legendaris, karena sudah berdiri sejak 1970-an. Menyediakan berbagai hidangan bercita rasa otentik yang dibuat sendiri.
Seperti kopi tubruk, teh susu, roti bakar selai sarikaya, roti telur, dan telur ayam kampung setengah matang. Teh susu asli Samarinda yang rasanya seperti teh tarik era 1960 hingga 1970-an, adalah minuman khas wisata kuliner Sungai Mahakam.
Menu populer untuk sarapan adalah roti telur dan roti selai sarikaya yang dibakar dengan bara api arang. Untuk yang menginginkan hidangan berkuah panas, tersedia juga Coto Makassar dan Soto Banjar.
Meskipun bukan masakan asli Samarinda, Coto Makassar dan Soto Banjar ini sudah lama menjadi menu andalan wisata kuliner Sungai Mahakam.
Yang paling rekomendasi untuk dicoba tentu saja teh susu asli Samarinda. Konon, teh susu ini adalah suguhan minuman berkelas tinggi pada zaman dulu, yang biasanya disajikan untuk tamu istimewa, tamu penting, atau tamu terhormat.
5. Warung Taufik
Rekomendasi warung kopi legendaris lain di Samarinda adalah Warkop Taufik. Warkop ini berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro No. 12, sudah berdiri sejak 1990-an.
Warung kopi ini menyediakan menu kopi hitam dan kopi susu yang klasik rasanya. Selain itu, warkop ini juga terkenal dengan sajian nasi kuningnya yang gurih wangi.
6. Warkop Kong Djie Coffee
Kong Djie Coffee yang sudah terkenal legendaris juga bisa ditemui di Samarinda. Lokasinya ada di Jalan Niaga Utara, Samarinda Kota. Warkop satu ini legendaris sejak 1943 dan telah tersebar di berbagai daerah.
Awalnya, Kong Djie Coffee berasal dari Manggar, Belitung. Menu kopi O dan kopi susu panasnya wajib dicoba. Jenis kopi yang dipakai adalah arabika dan robusta.
7. Warung Kopi Timur Subur
Didirikan oleh Ong Kok Dja yang seorang perantaua asal Hainan Tiongkok ini, pada tahun 1950 hingga kini warung kopi Tinur Subur menjadi salah satu warung kopi legend di Kota Tepian. Sudah generasi ketiga yang menjalankan usahanya, ini dikelola Sanjaya, yang merupakan cucu dari Ong Kok Dja.
Menjaga resep turun temurun yang membuat Timur Subur masih ada hingga kini. Makanan dan minuman disini masih terjaga dan tidak berubah sejak dulu itu yang membuat Timur Subur masih dikunjungi pelanggan setianya.
Untuk penggemar kopi, biji kopi yang digunakan adalah jenis robusta dan diolah denga cara tradisional. Biji kopi berasal dari Malang, lalu di giling tanpa mesin, jadi dari segi rasa berbeda dengan coffee shop yang menggunakan mesin, itu juga keunikan dari Timur Subur ini. buka dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore.
Tak hanya menjual kopi, Timur Subur juga menjual aneka roti tawar dan manis berbagai rasa yang diolah langsung oleh sang owner.
Editor : Uways Alqadrie