SAMARINDA - Para nelayan di Samarinda harus banyak bersabar, karena kesulitan mengakses BBM bersubsidi jenis solar. Namun, untuk sementara waktu, para nelayan berharap bisa membeli BBM bersubsidi di Staisun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Samarinda, Fauzi Irawan memastikan bahwa pihaknya tidak mengeluarkan rekomendasi kepada nelayan, khususnya untuk membeli solar di SPBU darat.
"Kita tidak pernah memberikan rekomendasi untuk teman-teman nelayan membeli SPBU di darat, bahkan tidak pernah sama sekali," ujarnya.
Dua tahun terakhir Stasiun Pengisian Bahan Bakar Banker (SPBB) bernomor 6775201 kepemilikan PT Triwira Jaya Kaltim, Jalan 79, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, telah ditutup. Sejak itu pula Disken Samarinda tak mengeluarkan rekomendasi untuk nelayan.
"Dulu waktu itu pihak SPBB di Kecamatan Samarinda Seberanf datang ke kami dan menyatakan bisa mendistribusikan BBM bersubsidi solar. Nah, setelah di sana tutup, kita tidak lagi mengeluarkan rekomendasi," terangnya.
Pada 2022, lanjut Fauzi, pernah diselenggarakan rapat bersama pihak pertamina. Hasil rapat tersebut mengeluarkan dua titik SPBB di kawasan Sungai Keledang dan Harapan Baru.
"Namun, itu belum fiks. Kalau sudah fiks di sana pendistribusian solar, rekomendasi akan dibuat," jelasnya.
Ditegaskan Fauzi, bahwa yang sebenarnya membuat rekomendasi untuk para nelayan ini bukan Disken Samarinda, melainkan kewenangan tersebut ada di provinsi.
"Karena pada saat itu baru peralihan kewenangan, maka diminta Disken kota yang membuat rekomendasi tersebut, tapi kewenangan sebenarnya ada di provinsi," tukasnya. (kri)
EKO PRALISTIO
Editor : Sukri Sikki