KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Proyek pembangunan terowongan Samarinda terus menunjukkan progres yang signifikan. Pada Jumat (27/12), Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara langsung meninjau proses pengeboran yang telah berhasil menyambungkan kedua sisi terowongan.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyaksikan langsung bagaimana pipa bor sudah tembus. Ini menandakan bahwa proyek terowongan Samarinda sudah mencapai lebih dari 85 persen sebagaimana laporan dari pelaksana,” ungkap Andi Harun usai peninjauan.
Andi Harun mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari kontraktor hingga masyarakat Samarinda. bahkan secara perhitungan terdapat deviasi lebih dari 3 persen dari perencanaan. “Kami sangat mengapresiasi kinerja kontraktor dan pengawas yang telah bekerja secara profesional,” ujarnya.
Terowongan Samarinda yang memiliki panjang sekitar 400 meter ini ditargetkan rampung pada April mendatang. Proyek ambisius ini sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda. “Ini adalah bukti bahwa Kota Samarinda mampu membangun infrastruktur besar dengan menggunakan dana APBD sendiri,” tegasnya.
Dia juga menyampaikan bahwa pelebaran jalan di sekitar terowongan akan dilakukan setelah proses pembangunan terowongan sepenuhnya selesai. Makanya saat ini pihaknya memastikan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi selesai dengan baik.
“Setelah selesai fisik terowongan baru dilakukan peningkatan jalan dari sisi outlet maupun inlet,” jelasnya.
Dia berharap, dengan adanya terowongan Samarinda, kemacetan lalu lintas di kawasan Gunung Manggah dapat terurai dan perekonomian masyarakat semakin meningkat. “Terowongan ini akan menjadi ikon baru Kota Samarinda dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)