Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bantuan Tunai dari Pemkot Samarinda Diserbu Warga, Kuota Sedikit Masih Ada Yang Belum Dapat

Eko Pralistio • Senin, 14 April 2025 | 12:19 WIB
BANTUAN: Posko bantuan uang tunai dari Pemkot Samarinda yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kerusakan kendaraan akibat dugaan kualitas BBM, diserbu warga. (FOTO/EKO PRALISTIO)
BANTUAN: Posko bantuan uang tunai dari Pemkot Samarinda yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kerusakan kendaraan akibat dugaan kualitas BBM, diserbu warga. (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Posko bantuan uang tunai dari Pemkot Samarinda yang ditujukan bagi masyarakat terdampak kerusakan kendaraan akibat dugaan kualitas BBM, diserbu warga. Sebanyak 60 warga dari Kecamatan Sungai Pinang rela mengantre demi mendapatkan bantuan tersebut.

Dari total 60 warga yang berhasil mendapatkan bantuan, mayoritas merupakan pengemudi ojek online. Kecamatan Sungai Pinang sendiri, bersama dengan Kecamatan Samarinda Ulu dan Sungai Kunjang, termasuk dalam tiga kecamatan dengan jumlah penduduk tertinggi di Samarinda. Kecamatan Sungai Pinang memiliki total 248 Rukun Tetangga (RT).

Sayangnya, masih ada sekitar 4 hingga 5 warga yang belum sempat menerima bantuan karena kuota terbatas. Plt Camat Sungai Pinang, Mohamad Joni, mengatakan pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut.

"Ini kami mau koordinasi dulu, siapa tahu dari kecamatan lain ada yang tidak mengklaim bantuan ini. Sekitar 4–5 warga sempat datang tadi namun kuotanya sudah habis," ujarnya.

Posko dibuka sejak pukul 09.00 Wita, dan dua jam kemudian ditutup lantara kuota untuk penerima bantuan sudah terpenuhui. Besaran bantuan ini mencapai Rp 300 ribu per motor. 

"Yang mengklaim rata-rata berprofesi ojek online (ojol), namun ada juga masyarakat umum," tukasnya.

Editor : Uways Alqadrie
#BBM Bermasalah Samarinda #BBM bermasalah di Balikpapan #pemkot samarinda