KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Perumdam Tirta Kencana Samarinda berkomitmen untuk memenuhi tantangan yang diberikan oleh Walikota Samarinda, dengan target meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih hingga 100% pada tahun 2029.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) setiap tahun, guna meningkatkan produksi air bersih.
Pada tahun ini, Perumdam akan membangun tiga titik IPA baru, yakni IPA Lingai 3, IPA Bendang 2, dan IPA Berambai.
Dari ketiga lokasi tersebut, diperkirakan akan ada penambahan kapasitas produksi air bersih sebesar 500 liter per detik.
Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim menjelaskan bahwa pembangunan ini didukung oleh APBD provinsi, APBD kota dan kerjasama dengan pihak ketiga.
Diakuinya, hal ini juga sudah sesuai dengan arahan Walikota Samarinda. “Kami sudah menyusun bisnis plan hingga 2029,” ucapnya, ditemui usai apel peringatan HUT ke 51 Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Senin (14/4).
Nor Wahid menambahkan bahwa selain tiga IPA yang sedang dibangun saat ini, rencananya juga akan ada pengembangan lebih lanjut di beberapa lokasi lainnya pada tahun-tahun mendatang.
Salah satunya adalah di Sungai Kapih (Kecamatan Sambutan) yang sudah disiapkan lahannya oleh pemerintah.
“Meskipun lahan tersebut digunakan sebagian oleh masyarakat, pihaknya memastikan tidak mengurangi fungsi area tersebut,” jelasnya.
Dia menuturkan, peningkatan pelayanan air bersih sangat penting mengingat pertumbuhan penduduk dan luas cakupan wilayah pelayanan.
Terlebih saat ini dari sekitar 27 persen area yang belum terlayani jaringan air bersih, didominasi wilayah utara Samarinda.
“Makanya akan ada skema mengalirkan air baik dari waduk benangan dari IPA Lingai 3 maupun peningkatan kapasitas di IPA Sungai Kapih, yang akan dibangun jaringan menuju kelurahan Tanah Merah Kecamatan Samarinda Utara,” jelasnya.
Baca Juga: Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Kolam Ponpes di Samarinda Utara Ternyata Warga Samarinda Ilir
Sehingga dengan adanya tambahan jaringan dari dua arah—dari IPA Sungai Kapih dan IPA Gunung Lingai 3, diharapkan dapat menjangkau daerah-daerah utara.
Dengan rencana pembangunan berkelanjutan ini, Perumdam Tirta Kencana optimis dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih secara optimal hingga mencapai total kapasitas lebih dari 4000 liter per detik pada tahun 2029 mendatang.
“Setiap tahunnya ditargetkan untuk membangun minimal antara 200 hingga 300 liter per detik agar kebutuhan warga dapat terpenuhi secara maksimal,” pungkasnya.
Sebagai mana diketahui, dalam Musrenbang RKPD 2026, Kamis (10/4) di gedung Bapperida Samarinda, salah satu paparan Walikota Samarinda Andi Harun adalah target meningkatkan pelayanan 100 persen pada 2029 mendatang.
Makanya orang nomor satu di lingkungan pemkot Samarinda itu mendorong perumdam Tirta Kencana setiap tahun membangun IPA baru untuk mendongkrak kapasitas produksi.
Hal ini seiring bertambah dan berkembangnya penduduk Kota Tepian dari tahun ke tahun. (*)
Editor : Almasrifah