KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi di Samarinda dibuka dengan antusiasme tinggi, Selasa (10/6).
Meski proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui kanal resmi spmbsamarinda.id, sejumlah orang tua tetap memilih datang langsung ke lokasi sekolah. Salah satunya di SMP Negeri 50 yang tahun ini mulai menerima peserta didik baru.
Plt Kepala SMPN 50 Samarinda Bangun Setyono menjelaskan bahwa mayoritas kendala yang diadukan masyarakat seputar administrasi kependudukan, seperti ketidaksesuaian Kartu Keluarga.
Ada yang sudah lama pindah tapi belum melapor secara resmi. “Biasanya kita bantu dengan surat keterangan domisili dari ketua RT, karena mereka yang paling tahu kondisi warganya,” ujarnya Selasa (10/6).
Sebanyak 15 orang panitia, termasuk enam verifikator dikerahkan untuk memfasilitasi proses verifikasi yang digelar sejak pukul 08.00 hingga 15.00 Wita. Untuk hari pertama, verifikasi dilakukan di SD 028 (kompleks sekolah terpadu) karena masih ada kendala teknis terkait jaringan internet di SMPN 50.
Bangun menambahkan bahwa meski merupakan sekolah baru, seluruh fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah siap. Bahkan GTK sudah lengkap dan ruang kelas sudah tertata.
“Untuk angkatan 2025/2026 kami siapkan tujuh kelas dengan daya tampung 34 siswa per kelas, total 238 siswa untuk tahun ajaran pertama ini,” jelasnya.
Bahkan, di lapangan sebanyak 12 ruang kelas baru (RKB) sudah siap digunakan tahun ini. Sebagaimana proyeksi dari dinas, di sekolah ini akan ada pembangunan 12 RKB lagi. “Target total kapasitas sekolah meningkat menjadi 24 RKB,” singkatnya.
Dia pun berpesan kepada warga sekitar Loa Bakung dan kecamatan Sungai Kunjang pada umumnya, dipersilakan mendaftar. ”Kami optimistis seluruh kuota akan terpenuhi dan siswa bisa mulai belajar dengan nyaman pada Juli mendatang,” tegasnya.
Sebagai informasi, pendaftaran SPMB jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi dilaksanakan selama empat hari, mulai Selasa-Jumat (10–13/6). Hasil seleksi akan diumumkan pada Senin (16/6). Kuota dibagi sebagai berikut, afirmasi 20 persen (47 murid), mutasi 5 persen (13 murid), prestasi akademik 20 persen (47 murid), dan prestasi non-akademik 5 persen (12 murid).
Sementara itu, jalur domisili yang menyerap kuota 50 persen (120 murid) akan dibuka mulai Selasa-Sabtu (17–21/6) dan diumumkan pada Selasa (24/6). Sebagai informasi, sekolah ini merupakan sekolah baru yang dibangun pemkot sejak 2024 untuk mengakomodasi pembangunan sekolah terpadu, SMP 16. Sekolah ini beralamat di Jalan Padat Karya Gang Lobang Tiga Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo