KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Terpadu Samarinda terus berproses. Setelah melalui tahap Tes Keterampilan Akademik (TKA) pada pertengahan Mei lalu, sebanyak 75 calon siswa SMP 16, untuk tiga rombongan belajar (rombel) telah diumumkan lolos seleksi per Senin (9/6).
Sementara itu, untuk jenjang SD dan SMA, hasil seleksi akan diumumkan dalam waktu dekat oleh Yayasan Karya Kasih Mentari selaku mitra pelaksana operasional sekolah. Selanjutnya menunggu informasi selanjutnya untuk kelengkapan berkas administrasi pendaftaran.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Asli Nuryadin mengatakan bahwa proses rekrutmen baik siswa maupun tenaga pendidik masih berjalan secara bertahap. Untuk SMP sudah diumumkan. SD-SMA, mudah-mudahan satu-dua hari ke depan menyusul.
Baca Juga: Hari Pertama SPMB Jalur Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi SMP, Antusias Warga Terpantau Tinggi
“Proses kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan (GTK) juga sedang berlangsung, targetnya semua siap pada Juli nanti,” ujarnya, Selasa (10/6).
Asli Nuryadin menjelaskan bahwa khusus untuk SMA, rekrutmen guru dilakukan secara nasional dan berbasis aplikasi. “Kami sudah terima informasi dari pihak yayasan. Untuk guru SMA, mereka tersebar dari berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, SMP 16 yang juga menjadi bagian dari sekolah terpadu mengalami transisi struktural. Meskipun ada rekrutmen baru, guru-guru kelas 8 dan 9 tetap berasal dari tenaga pengajar lama. “Guru yang lama tidak dipindah, hanya ditambah untuk kebutuhan di lokasi terpadu. Bahkan, untuk membantu proses awal di SMP 50, sementara ini masih dibantu oleh guru-guru dari SMP 16,” tambah Asli.
Baca Juga: Tahun Ajaran Baru, Pemkot Samarinda Gratiskan Buku dan Kawal SPMB Ketat
Sekolah terpadu yang terdiri dari SDN 028, SMPN 16, dan SMA Prestasi ini merupakan proyek pendidikan yang dirancang untuk memberikan layanan belajar berkualitas dua bahasa (bilingual) dan pendekatan pembinaan karakter. Seluruh proses SPMB dilaksanakan oleh tim Yayasan Karya Kasih Mentari bekerja sama dengan Disdikbud Samarinda dan Dinas Sosial.
“Harapannya, Juli nanti semua sudah siap meliputi sarana, tenaga pendidik, maupun siswa, menyambut kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki