KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemprov Kalimantan Timur menggenjot peningkatan infrastruktur jalan di kawasan jalan Kota Samarinda. Salah satunya tahun ini yang digarap adalah Jalan Kadrie Oening, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu.
Titik fokus pekerjaan berada di segmen depan RS Samarinda Medika Citra (SMC), yang selama ini dikenal kerap ambles, dan tidak jauh dari lokasi itu juga menjadi titik langganan tergenang saat hujan deras.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim Hariadi Purwatmoko mengatakan proyek ini telah dikontrak dalam satu paket senilai Rp 17,2 miliar. Skema pengerjaan dimulai April lalu dan dijadwalkan tuntas pada akhir September 2025, atau berlangsung selama 174 hari kalender.
“Pekerjaan mencakup rigid pavement sepanjang 337 meter dengan lebar 9 meter dan tebal 28 cm. Ini diterapkan pada badan jalan yang kerap amblas, khususnya di dekat Indomaret hingga sebelum RS SMC,” terang Hariadi.
Adapun sepanjang 1,4 km jalan lainnya akan ditangani melalui patching dan overlay dengan dua lapis aspal, AC-BC setebal 6 cm dan AC-WC setebal 4 cm, menyesuaikan lebar jalan 8 hingga 14 meter. Di sisi kiri-kanan jalan juga dibangun saluran drainase baru sepanjang 1,475 kilometer dengan lebar penampang basah 0,8 meter dan tinggi dinding saluran 30 cm.
“Untuk drainase ini juga sebelumnya sudah disosialisasikan ke warga. mereka hanya berpesan agar proyek segera diselesaikan,” singkatnya.
Hariadi menambahkan, desain saluran di depan RS SMC dibuat lebih tinggi karena bersifat sebagai perkuatan struktur badan jalan. Pihaknya juga tidak menambahkan dinding penahan tanah karena hasil pemantauan terakhir menunjukkan tanah di depan rumah sakit dalam kondisi stabil.
“Namun kami tetap siapkan drainase untuk menjaga aliran air hujan,” jelasnya. Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan. DPUPR Pera sudah berkoordinasi dengan Dishub dan Satlantas untuk penerapan sistem satu arah di ruas tersebut.
Warga diimbau berhati-hati, terutama saat melintas di area tanjakan depan Kima Farma yang sedang ditinggikan dengan rigid pavement. “Penanganan ini kami harapkan bisa mengatasi titik-titik banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki