Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkot Samarinda Bangun Drainase Rp 4,7 Miliar di Jalan Perniagaan untuk Atasi Banjir Pasar Segiri

Denny Saputra • Kamis, 18 September 2025 | 11:55 WIB

 

PELEBARAN: Beberapa pekerja terlihat beraktivitas di proyek peningkatan drainase jalan Perniagaan Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (18/9).
PELEBARAN: Beberapa pekerja terlihat beraktivitas di proyek peningkatan drainase jalan Perniagaan Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (18/9).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pemkot Samarinda mulai menuntaskan satu per satu titik rawan banjir yang selama ini menjadi keluhan warga. Salah satunya di kawasan Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah membangun drainase baru di sisi kiri Jalan Perniagaan yang nantinya langsung mengalirkan air ke Sungai Karang Mumus (SKM).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Endro Tomo mengungkapkan, nilai anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 4,7 miliar dari APBD 2025. Pekerjaan tahun ini difokuskan pada segmen sisi kiri, dari simpang Jalan Pahlawan hingga bawah Jembatan Perniagaan.

“Panjang saluran yang ditangani 150 meter, dengan lebar 1,8 meter dan tinggi 1 meter,” jelasnya, Kamis (18/9).

Dia menjelaskan, model saluran menggunakan U-Ditch dan dilengkapi trotoar, termasuk manhole setiap 3,5 meter untuk memudahkan perawatan. Endro menyebut, progres fisik saat ini sudah mencapai sekitar 45 persen. “Kurang lebih 60 meter sudah terpasang,” singkatnya.

Pekerjaan drainase ini diakui tidak mudah. Tantangan terbesar, menurut Endro, adalah menyamakan persepsi antar-stakeholder. “Kami butuh sinergi semua pihak terdampak agar pekerjaan bisa berjalan lancar sesuai rencana,” tambahnya.

Kontrak pekerjaan dimulai 3 Juli 2025 dan ditarget rampung pada 30 Oktober 2025. Meski begitu, anggaran yang ada saat ini baru mencakup sisi kiri Jalan Perniagaan. “Masih ada segmen sisi kanan dan sub-drainase yang belum tertangani. Itu akan menjadi pekerjaan lanjutan,” terangnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar memperhatikan keselamatan berlalu lintas. Sebab, selama pengerjaan ada potensi penyempitan jalan. Terutama kendaraan roda empat dari Jalan Pahlawan menuju Jembatan Perniagaan atau parkiran belakang Pasar Segiri, sebaiknya gunakan jalur alternatif seperti Jalan Kulintang untuk menghindari macet. “Memaksimalkan Jalan Perniagaan untuk kendaraan roda dua,” singkatnya.

Terkait dukungan warga, Endro menambahkan, sejauh ini, pemilik ruko di sekitar lokasi mendukung, dan berharap genangan yang kerap muncul saat hujan deras dapat teratasi. Bahwa proyek ini menjadi bukti keseriusan pemkot dalam mengurangi banjir di kawasan padat aktivitas perdagangan itu.

“Karena saluran ini akan mengalirkan air dari Jalan Pahlawan hingga drainase dalam Pasar Segiri yang kerap tergenang karena drainase yang lama mampet,” pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#Pasar Segiri #APBD 2025 #masalah banjir #pemkot samarinda