Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kasus ISPA Naik, Dinkes Samarinda Imbau Warga Jaga Kesehatan

Denny Saputra • Jumat, 26 September 2025 | 18:00 WIB
dr Ismid Kusasih
dr Ismid Kusasih

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Samarinda dilaporkan mengalami peningkatan dalam sebulan terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengingatkan warga untuk menjaga pola hidup sehat serta waspada terhadap perubahan cuaca yang belakangan sering terjadi.

Kepala Dinkes Samarinda, dr Ismid Kusasih, mengungkapkan laporan surveilans kesehatan masyarakat menunjukkan angka kesakitan akibat ISPA cukup tinggi. Bahwa hampir satu bulan ini tren kasusnya naik, diduga berkaitan dengan perubahan cuaca. “Tapi kalau untuk status wabah, Insya Allah belum, masih terkendali,” terangnya, Jumat (26/9).

Meski begitu, Ismid menegaskan belum ada temuan kasus yang berkembang menjadi wabah besar seperti demam berdarah dengue (DBD). Menurutnya, angka kasus DBD di Samarinda masih berada dalam kategori terkendali. “Kita patut syukuri. Ini tentu bukan hanya keberhasilan pemerintah, tapi juga partisipasi masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Itu yang utama,” ujarnya.

Ia menilai gotong royong warga, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan, sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Program Jumat Bersih yang rutin digerakkan Wali Kota bersama jajaran, kata dia, terbukti mampu menekan potensi penyebaran penyakit berbasis lingkungan. “Kalau setiap minggu kita bergerak bersama membersihkan lingkungan, hasilnya terasa. Angka sakit meningkat, tapi tidak sampai menimbulkan ledakan kasus,” jelasnya.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dengan pola cuaca yang tidak menentu, termasuk musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kabut asap maupun polusi udara. Kedua faktor tersebut bisa memperburuk kondisi pernapasan, terutama pada anak-anak dan kelompok lanjut usia.

“Kalau memang terasa gejala, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Jangan ditunda, supaya bisa ditangani sejak awal,” pesan dr Ismid.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan menggunakan masker bila beraktivitas di luar rumah saat udara tidak sehat. “Kesehatan itu bukan hanya urusan pemerintah atau dinas. Semua pihak harus peduli. Lingkungan yang bersih, pola hidup sehat, itu modal utama agar angka kesakitan bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Dinkes Samarinda #Ismid Kusasih #ispa meningkat