Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkot Fasilitasi Pertemuan Warga Sungai Dama dan Pihak Proyek Terowongan Samarinda

Denny Saputra • Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:43 WIB

MINTA TANGGUNG JAWAB: Puluhan warga Jalan Kakap, Kelurahan Sungai Dama Kecamatan Samarinda Ilir mengikuti pertemuan terkait kerusakan rumah yang diduga imbas pembangunan Terowongan Samarinda/
MINTA TANGGUNG JAWAB: Puluhan warga Jalan Kakap, Kelurahan Sungai Dama Kecamatan Samarinda Ilir mengikuti pertemuan terkait kerusakan rumah yang diduga imbas pembangunan Terowongan Samarinda/

SAMARINDA-Puluhan warga Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, yang sebelumnya menggelar aksi di depan outlet proyek terowongan di Jalan Kakap, akhirnya duduk bersama dalam pertemuan di kantor kelurahan, Kamis (16/10) pagi. Pertemuan tersebut difasilitasi oleh pihak kelurahan dan kecamatan sebagai tindak lanjut dari keluhan warga terkait kerusakan rumah akibat aktivitas proyek.

Camat Samarinda Ilir La Uje mengatakan pertemuan ini merupakan langkah cepat pemerintah menanggapi aspirasi masyarakat. Ini bentuk respon positif dari pemerintah lewat kelurahan dan kecamatan. “Kami tidak hanya datang, tapi juga mendengarkan apa yang ingin disampaikan warga,” ujarnya.

Menurut La Uje, warga umumnya mempertanyakan tanggung jawab pihak pelaksana proyek terhadap kerusakan yang terjadi. Mereka juga meminta adanya jaminan tertulis serta kesempatan untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Samarinda. “Soal keinginan bertemu wali kota, kami tidak bisa menjanjikan, tapi aspirasi itu akan kami teruskan. Jika dianggap perlu, tentu beliau akan memberikan tanggapan langsung,” jelasnya.

Baca Juga: Emak-Emak Demo, Kontraktor Proyek Terowongan Samarinda Bilang Cuma Miskomunikasi, Padahal Rumah Sampai Retak

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari pihak pelaksana proyek dari PT Pembangunan Perumahan (PP) mengakui bahwa retakan di beberapa rumah warga merupakan dampak dari kegiatan pengerjaan terowongan. Pihak PP juga menyatakan siap melakukan perbaikan. “Tadi sudah disampaikan bahwa tidak hanya lima rumah yang terdampak, tetapi juga akan dilakukan pengecekan menyeluruh di sisi kiri dan kanan lokasi proyek,” jelas La Uje.

Terkait persoalan drainase yang juga dikeluhkan warga, camat memastikan hasil pertemuan hari ini akan segera ditindaklanjuti. Pihaknya meminta pekerjaan drainase dibuat dengan bak kontrol yang benar agar air tidak merembes ke tanah. “PP sudah menyatakan siap memperbaiki dan menata ulang sistemnya,” ujarnya.

La Uje berharap situasi di lapangan tetap kondusif selama proses tindak lanjut berlangsung. Ia menilai langkah warga yang memilih berdialog merupakan bentuk kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. “Yang penting, semua pihak menjaga suasana tetap tenang. Pemerintah hadir untuk memastikan solusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#Terowongan Samarinda #PT Pembangunan Perumahan (PP)