Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Porseni PGRI Kaltim 2025 Resmi Ditutup di Balikpapan, Samarinda Raih Juara Umum

Akbar Sopianto • Kamis, 20 November 2025 | 00:09 WIB
Sunaryo (enam kiri) bersama pengurus PGRI Kaltim dan piala juara umum yang diraih PGRI Samarinda.
Sunaryo (enam kiri) bersama pengurus PGRI Kaltim dan piala juara umum yang diraih PGRI Samarinda.

KALTIMPOST.ID-Gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru PGRI Kaltim 2025 berakhir di Balikpapan.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari itu ditutup dengan penuh antusias oleh ribuan peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim.

Ajang tahunan tersebut mempertandingkan enam cabang olah raga dan tujuh cabang seni, yang diikuti para guru anggota PGRI dari sepuluh kabupaten dan kota.

Kompetisi berjalan ketat, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas selama berlangsungnya perlombaan.

Seluruh arena pertandingan tersebar di sejumlah venue di Balikpapan. Seperti Balikpapan Tennis Stadium, SMP 14 Balikpapan, SMK 1 Balikpapan, SMAIT Al Auliya, hingga beberapa sekolah lainnya.

Setiap lokasi dipadati peserta dan penonton yang memberikan dukungan bagi para kontingen.

Upacara penutupan dilaksanakan di GOR Bulu Tangkis Kompleks Balikpapan Tennis Stadium yang dihadiri seluruh kontingen PGRI dari kabupaten/kota se-Kaltim. Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai prosesi penutupan ini.

Sekretaris PGRI Kaltim Sunaryo menyampaikan apresiasi tinggi atas lancarnya seluruh rangkaian Porseni 2025 di Balikpapan.

Ia menyebut kegiatan itu menjadi bukti eksistensi dan kekompakan PGRI Kaltim di bawah kepemimpinan Yonathan Palinggi.

“Porseni ini menunjukkan bagaimana soliditas dan solidaritas guru se-Kaltim terus terjaga. Sekaligus mendukung terwujudnya guru yang sehat, Indonesia hebat, melalui ajang olahraga dan seni,” ujar Sunaryo dalam sambutannya.

Secara resmi, kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Irvan Taufiq yang hadir mewakili Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

Ia menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya ajang besar tersebut di Kota Minyak.

Irvan mengaku bangga dengan dedikasi para guru peserta Porseni. Ia menilai seluruh peserta telah menunjukkan sportivitas dan menjunjung tinggi nilai kejujuran selama berkompetisi.

“Selamat kepada seluruh guru. Semoga menjadi guru hebat, negara menjadi kuat,” kata Irvan.

Pada kesempatan itu, PGRI Samarinda kembali menegaskan dominasinya. Setelah sebelumnya meraih juara umum, kontingen kembali membawa pulang trofi bergilir ke Kota Tepian.

Samarinda keluar sebagai juara umum lewat raihan empat medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu kontingen terkuat dalam ajang Porseni Guru PGRI tingkat Kaltim.

Kendati begitu, Ketua PGRI Kaltim Prof Yonathan Palinggi menyebut bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi.

Tetapi wadah memperkuat soliditas, solidaritas, serta membangun semangat guru-guru kita dalam menyalurkan bakat di bidang olahraga dan seni.

“PGRI Kaltim akan terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang sehat, edukatif, dan berkarakter untuk mendukung terwujudnya guru yang kuat, sehat, dan profesional demi Indonesia yang hebat,” tutupnya. (pms/as/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Porseni 2025 #Kutai Barat #PGRI Kaltim