KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Polresta Samarinda memastikan pelaksanaan Operasi Lilin Mahakam 2025 akan dimulai 19 Desember 2025 mendatang. Operasi itu menjadi langkah awal pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di ibu kota Kaltim.
Fokus pengamanan meliputi penjagaan wilayah, pengendalian arus lalu lintas, serta pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama masa libur akhir tahun.
Baca Juga: Aktivitas Pelayaran di Kaltim Kian Ramai: Penumpang Laut Naik 4,68 Persen
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, Operasi Lilin merupakan agenda penting untuk menjamin seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif.
“Insyaallah mulai 19 Desember Operasi Lilin Mahakam 2025 sudah dilaksanakan. Setelah itu, pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 langsung berjalan, dan total personel gabungan 1.082 orang," ujarnya.
Terdapat dua target utama dalam operasi tersebut. Pertama, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Samarinda selama perayaan Natal dan Tahun Baru. “Kami berharap situasi tetap aman dan kondusif. Tidak ada konflik sosial, tidak ada aksi teror, maupun gangguan lain yang bisa meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Disindir Netizen, Ini Jawaban Lisa Mariana soal Atalia Gugat Cerai Ridwan Kamil
Target kedua adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas. Hendri mengakui, potensi kepadatan diprediksi meningkat di sejumlah titik, khususnya di kawasan tempat ibadah, objek wisata, dan pusat keramaian pergantian tahun.
“Kami upayakan agar tidak terjadi kemacetan yang berlebihan, baik di gereja, tempat wisata, maupun lokasi perayaan malam tahun baru,” katanya.
Untuk mematangkan persiapan, Polresta Samarinda telah menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan. Dalam pertemuan tersebut, potensi kerawanan dipetakan sekaligus disepakati skema pengamanan dan pola bertindak di lapangan.
“Kerawanan-kerawanan yang mungkin muncul sudah disampaikan. Rencana pengamanan dan cara bertindak juga sudah kami jelaskan,” ungkap Hendri.
Baca Juga: Lonjakan Penumpang Darat Diprediksi H-1, Dishub Awasi Ketat Moda Sungai Sejak Sepekan Sebelum Natal
Pengamanan Natal dan Tahun Baru kali ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai Pemkot Samarinda, TNI, hingga instansi teknis terkait. Seluruh pihak diminta berperan aktif sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“Kami libatkan pemkot, kodim, Denpom, Diskominfo, Satpol PP, Kesbangpol, DPMK, PLN, Pertamina, hingga KSOP dan pihak bandara. Semua bersama-sama mendukung pengamanan Nataru,” pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A