Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ternyata Ini Alasan Samarinda Seberang Membentuk Relawan Khusus Siaga Bencana, Berikut Penjelasannya

M Hafiz Alfaruqi • Sabtu, 27 Desember 2025 | 18:10 WIB
Camat Samarinda Seberang-Aditya Koesprayogi
Camat Samarinda Seberang-Aditya Koesprayogi

 

SAMARINDA-Pemerintah Kecamatan Samarinda Seberang berinisiatif membentuk gabungan tim relawan siaga bencana sebagai upaya memperkuat penanganan kebencanaan di tingkat wilayah. Langkah itu diambil sebagai tindak lanjut atas kajian risiko bencana yang telah disusun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda.

Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi mengatakan, pembentukan tim relawan tersebut merupakan hasil pembelajaran dari berbagai kejadian bencana sebelumnya, termasuk peristiwa di kawasan Perumahan Keledang Mas. “Kami belajar dari pengalaman. Dari kajian risiko bencana BPBD, kami tindak lanjuti dengan membentuk gabungan relawan dan tim koordinasi di tingkat kecamatan,” ujarnya.

 Baca Juga: Pemkot Tegaskan Semua yang Terdata Dipastikan Dapat Lapak di Pasar Pagi dengan Catatan Seperti Ini

Tim relawan tersebut akan difasilitasi kecamatan, mulai penyediaan tempat, perlengkapan, hingga pelatihan yang dijadwalkan dimulai Januari 2026. Tim disiapkan untuk dapat bergerak cepat tanpa harus menunggu komando resmi dari kecamatan maupun BPBD. “Dalam kondisi bencana, waktu dan jarak sangat menentukan. Jangan sampai menunggu komando baru bergerak, sementara kondisi di lapangan sudah membutuhkan penanganan cepat,” jelasnya.

Meski Pemkot Samarinda telah memiliki kajian risiko bencana, waktu dan lokasi kejadian tidak selalu dapat diprediksi secara pasti. Karena itu, keberadaan tim siaga di lapangan menjadi penting untuk melakukan identifikasi awal dan penanganan dini.

Ke depan, kecamatan juga akan menyiapkan posko gabungan yang dijalankan oleh para relawan. Posko tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan sebelum bantuan dari BPBD dan instansi terkait tiba di lokasi bencana. “Inisiatif itu sejalan dengan arahan BPBD. Kami paham keterbatasan personel dan jangkauan BPBD, apalagi jika terjadi bencana secara masif,” kata Aditya.

 Baca Juga: Iming-iming iPhone Murah Berujung Bui, Pemuda Samarinda Tipu Korban Sampai Tembus Segini Kerugiannya

Meski dengan keterbatasan peralatan dan sumber daya, pihak kecamatan akan berupaya maksimal melalui pengadaan perlengkapan dan pelatihan bagi relawan agar mekanisme penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif. “Kami ingin ada respons awal yang cepat di lapangan, sehingga risiko dan dampak bencana bisa ditekan,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#relawan #siaga bencana #samarinda seberang