Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Arus Penumpang Kapal Laut di Kaltim Melambat, November Turun 7,63 Persen, Ini Penyebabnya

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:02 WIB
MELAMBAT: Aktivitas angkutan laut alami perlambatan, tercatat hanya 36.623 orang atau turun 7,63 persen pada November. (RAMA/KP)
MELAMBAT: Aktivitas angkutan laut alami perlambatan, tercatat hanya 36.623 orang atau turun 7,63 persen pada November. (RAMA/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Aktivitas angkutan laut dalam negeri di Kalimantan Timur mengalami perlambatan pada November 2025. Jumlah penumpang kapal tercatat hanya 36.623 orang, turun 7,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pelemahan arus penumpang ini terjadi hampir di seluruh pelabuhan utama.

Penurunan terdalam terjadi di Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan yang anjlok 24,48 persen. Sementara Pelabuhan Samarinda turun 8,77 persen, dan Pelabuhan Semayang Balikpapan turun 3,78 persen.

Meski secara bulanan menurun, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur Yusniar Juliana menegaskan, secara kumulatif kinerja angkutan laut masih menunjukkan tren positif. “Jika dibandingkan dengan periode Januari  hingga November 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri periode Januari-November 2025 naik 19,80 persen,” katanya.

Kenaikan penumpang kumulatif terjadi di seluruh pelabuhan. Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan mencatat kenaikan tertinggi 29,24 persen, diikuti Pelabuhan Semayang Balikpapan 25,43 persen, dan Pelabuhan Samarinda 2,10 persen.

Berdasarkan data BPS, Pelabuhan Semayang Balikpapan masih menjadi pelabuhan dengan kontribusi terbesar pada November 2025, melayani 23.445 penumpang atau 64,01 persen dari total penumpang angkutan laut dalam negeri di Kaltim. (*)

Editor : Dwi Restu A
#pelabuhan #penumpang #perlambatan #angkutan laut #kaltim