Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pasar Pagi Samarinda Dibuka Bertahap, Pedagang Diminta Aktif Berjualan dan Jaga Keamanan

Denny Saputra • Rabu, 7 Januari 2026 | 17:49 WIB
MULAI: Aktvitas jual beli di Pasar Pagi Samarinda, sudah dimulai, meski belum diadakan seremonial persemian, Rabu (7/1).
MULAI: Aktvitas jual beli di Pasar Pagi Samarinda, sudah dimulai, meski belum diadakan seremonial persemian, Rabu (7/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda perlahan membuka Pasar Pagi untuk masyarakat. Melalui Surat Edaran Nomor 500/017/100.11.02 yang diterbitkan Dinas Perdagangan sejak Selasa (6/1), pasar tersebut sudah dapat dikunjungi konsumen sekaligus digunakan pedagang untuk mulai berjualan.

Dalam edaran itu ditegaskan, pedagang yang telah menerima QR ID dan kunci kios diminta segera mengaktifkan lapak masing-masing. Disdag juga mengingatkan pedagang agar menjaga ketertiban serta keamanan barang dagangan selama aktivitas pasar berlangsung.

Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani, mengatakan pembukaan Pasar Pagi ini dilakukan bertahap sambil merapikan sejumlah aspek teknis di lapangan. Meski demikian, aktivitas jual beli sudah diperbolehkan, termasuk bagi pedagang yang masih berada dalam proses penyesuaian lokasi kios.

“Silakan saja berjualan, masyarakat juga sudah boleh datang. Tapi memang di masa pindahan ini situasinya lebih riweh, banyak orang keluar-masuk, naik turun,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (7/1).

Ia menegaskan, pengamanan tetap disiapkan oleh pengelola, namun pedagang tetap diminta menjaga kios masing-masing. Pasalnya, sistem keamanan yang ada bersifat menyeluruh dan tidak bisa mengawasi setiap lapak secara individual. “Kalau hanya mengandalkan keamanan secara umum tentu untuk keseluruhan. Kami harap jangan sampai muncul keluhan barang hilang, karena tanggung jawab utama tetap di pedagang,” tegasnya.

Terkait parkir, Nurrahmani menyebut hingga saat ini belum diberlakukan tarif resmi. Penataan parkir masih menunggu hasil peninjauan lapangan yang dijadwalkan Kamis ini bersama bagian Kerja Sama Pemkot Samarinda, sebelum diseragamkan dengan Dinas Perhubungan. “Parkir belum berbayar. Kamis ini akan ditinjau dulu, nanti diseragamkan dengan Dishub,” sebutnya.

Sedangkan mengenai kapan seremonial peresmian akan dilakukan, pihaknya menunggu petunjuk pimpinan, yakni Walikota Samarinda Andi Harun. “Kami menunggu keputusan walikota,” singkatnya.

Sementara itu, dari sisi pendaftaran pedagang, Disdag mencatat sebanyak 1.661 pedagang telah terdaftar. Dari jumlah tersebut, 1.332 pedagang telah mengambil kunci kios secara normal. Sisanya masih dalam proses perbaikan data akibat kesalahan penempatan lokasi.

“Contohnya pedagang pakaian seharusnya di lantai tertentu, tapi sempat masuk ke lantai lima. Itu murni kesalahan input dan sedang kami perbaiki minggu ini. termasuk tahap selanjutnya masih tersisa sekitar 701 kios lagi, ditargetkan selesai bulan ini,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Disdag Samarinda #Nurrahmani #Pasar Pagi Samarinda