Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BPBD Samarinda Waspadai Hujan Susulan hingga Akhir Januari 2026, Sejumlah Titik Kota Sempat Tergenang

Denny Saputra • Kamis, 29 Januari 2026 | 06:05 WIB
Suwarso (kedua kiri) bersama tim BPBD Samarinda mengecek genangan di Jalan Kenanga, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Rabu (28/1).
Suwarso (kedua kiri) bersama tim BPBD Samarinda mengecek genangan di Jalan Kenanga, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Rabu (28/1).

KALTIMPOST.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mewaspadai potensi hujan susulan hingga akhir Januari 2026 menyusul hujan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur kota pada Rabu (28/1) dini hari.

Hujan tersebut sempat menyebabkan genangan di sejumlah titik dan mengganggu aktivitas lalu lintas.

Kepala BPBD Samarinda Suwarso mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca, peluang hujan masih terbuka meski dengan intensitas ringan hingga sedang.

Karena itu, BPBD terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Potensi hujan masih ada sampai akhir Januari. Kami tetap siaga dan memaksimalkan petugas di posko bencana hidrometeorologi,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (28/1) sore.

BPBD memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, relawan, dan masyarakat.

Bahkan sejak pagi hari, Suwarso bersama tim turun langsung melakukan pengecekan lapangan di sejumlah lokasi terdampak genangan, termasuk di kawasan Jalan Kenangan, Kecamatan Sungai Pinang.

“Kami cek langsung titik-titik genangan untuk memastikan kondisi sudah aman dan tidak ada potensi lanjutan yang membahayakan warga,” ujarnya.

Suwarso menegaskan, respons cepat di lapangan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak hujan, terutama di kawasan rawan genangan dan jalur lalu lintas utama.

BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kondisi darurat di lingkungannya.

“Kami minta masyarakat tidak lengah dan segera menyampaikan laporan ke BPBD jika ada genangan, pohon tumbang, atau kondisi berbahaya lainnya,” tegasnya.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Samarinda, genangan terpantau di sejumlah lokasi seperti Simpang Alaya, Jalan Ahmad Yani, Mugirejo, Simpang Lempake–Kebun Agung, Fly Over Air Hitam, Jalan Pramuka, Jalan Kenangan, Gang Damai, serta Jalan Padat Karya, Sempaja Utara, dengan tinggi muka air rata-rata 20 hingga 50 sentimeter dan berangsur surut.

Lalu lintas sempat terganggu, sementara beberapa titik pohon tumbang terdata di Jalan Ahmad Yani, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Cipto Mangunkusumo, dan seluruhnya telah ditangani petugas. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#ibu kota nusantara #kutai kartanegara #Wali Kota Samarinda Andi Harun #Kutai Barat #banjir samarinda